Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca 4 Kesalahan Pria Yang Sering Diperbuat Kepada Pasangannya
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Lifestyle

4 Kesalahan Pria Yang Sering Diperbuat Kepada Pasangannya

Telegrafi Senin, 9 Januari 2017 | 15:52 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Stres seringkali jadi faktor utama terjadinya cekcok atau pertengkaraan di antara pasangan yang sedang berpacaran dan juga bagi mereka yang sudah berumahtangga “suami istri”.

Psikolog dari Maryland Gloria Vanderhorst menyebutkan jika hal tersebut terjadi berulang-ulang bisa menyebabkan kecemasan atau depresi pada salah satu atau kedua pasangan. “Stres muncul pada sebuah hubungan dengan bermacam alasan,” katanya.

Berikut empat kesalahan menurut sosok yang juga dikenal sebagai konsultan perkawinan, ini yang sering dilakukan pria dalam sebuah hubungan.

1. Tidak menunjukkan empati.

Empati atau kemampuan untuk mengenal dan berbagi perasaan seseorang adalah bagian terpenting dalam sebuah hubungan. Psikolog lainnya Albert Maslow, menyebut dalam hal ini, perempuan lebih baik dibanding pria. “perempuan ingin perasaannya dimengerti dan diakui,” kata Maslow, yang juga praktek di Crozet, Va. “pria harus mengetahui kondisi tersebut.”

Tapi daripada mendengarkan dengan tenang, pria cenderung untuk segera mencari penyelesaiannya. “Jika istrimu mengatakan merasa diabaikan, misalnya, pada saat itu sebetulnya dia ingin diperhatikan, dia ingin Anda mengerti perasaannya daripada bicara soal penyelesaian,” ujar maslow menjelaskan

Yang diinginkan wanita adalah Anda ikut terlibat dalam pembicaraan, tidak mencoba menjadi hero dan menyelamatkan hari itu. Tapi perlihatkan ketertarikan Anda terhadap apa yang dikatakannya dan peduli terhadap emosi yang muncul.

“Jangan pasif,” katanya. “Mendengarkan untuk membangun konseksi adalah sebuah proses aktif.”

2. Sembrono.

Melakukan pembelian dalam jumlah besar, misalnya membeli mobil tanpa ngobrol dulu dengan istri adalah hal yang sama sekali tidak boleh dilakukan. “Tapi, kaum pria cenderung untuk melakukannya.” ujar Vanderhorst. Mengapa? Sadar atau tidak, pria seringkali menempatkan dirinya sendiri sebagai pemimpin dalam sebuah hubungan. Itu kesalahan kedua, karena menurut Vanderhorst, sebuah hubungan dibutuhkan posisi yang saling menghargai.

3. Egois secara seksual.

Di kamar tidur, kebanyakan pria lupa, atau lebih parahnya, tidak ingin tahu- bahwa istrinya sering membutuhkannya lebih dari sekadar seks. Itu kesalahan ke tiga, ujar Maslow. “Merasa disayangi,  merasa dicintai dan dibutuhkan, adalah hal dasar untuk seorang perempuan merasakan kepuasan,” kata Maslow. Disebutkan pula bahwa pria yang lebih berumur biasanya mengerti soal ini, tapi pria yang lebih muda biasanya tidak menyadari hal tersebut.

Vanderhorst menyebutkan gairah perempuan dimulai sebelum lampu meredup. “Pria memandang seks sebagai sarana untuk menjadi lebih dekat. Wanita sebaliknya, dekat dulu baru melakukan seks,” ujarnya.

4.Menyimpan masalah sendiri

Banyak pria berpikir mereka lebih baik menyembunyikan perasaannya sendiri atau risikonya mereka terlihat lemah. Ini kesalahan ke empat

Tidak berbagi perasaan membuat istri kecewa. “Mereka akan merasa kehilangan sebuah hubungan yang pernah saling berbagi,” katanya. Istri akan menganggap bahwa Anda meninggalkannya.

Bersikap terbuka bagi seorang pria mungkin terasa sulit. Tapi mereka juga bisa menunjukan kedewasaannya. Terbuka memang berisiko, dan butuh keberanian. (Red)

Photo credit : Shutterstock


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit
Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit

Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Waktu Baca 2 Menit

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Baju Padel Wanita
Lifestyle

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit
Gindaco - Promo Hari Kartini
Lifestyle

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit
Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
Lifestyle

DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Lifestyle

Korban Tas Branded Hilang Desak EcoRing Tanggung Jawab

Waktu Baca 5 Menit
Lifestyle

Kesehatan Jadi Salah Satu Prioritas Utama Pemerintah

Waktu Baca 3 Menit
Lifestyle

Jelang Natal dan Tahun Baru Kemana Tujuan Wisata Anda? Simak Info Dari Kemenpar Ini

Waktu Baca 3 Menit
[Gambar 1] Liburan Nikmat, Budget Hemat_BCA Digital dan ASTINDO Hadirkan DOLAN Travel Fair 2025
Lifestyle

Liburan Nikmat, Budget Hemat: BCA Digital dan ASTINDO Hadirkan DOLAN Travel Fair 2025

Waktu Baca 6 Menit
PUMA H-Street
LifestyleRilis

Isyana Sarasvati Warnai Peluncuran PUMA H-Street di Seoul dengan Gaya Autentik dan Energi Global

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?