Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Strategi OJK Kelola Risiko Iklim: Perkuat Pengawasan, Wajibkan CRMS, dan Bentuk Kemitraan Internasional
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Strategi OJK Kelola Risiko Iklim: Perkuat Pengawasan, Wajibkan CRMS, dan Bentuk Kemitraan Internasional

Atti K. Kamis, 26 Februari 2026 | 14:05 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi Pemerintah Inggris meluncurkan Indonesia–UK Strategic Partnership Working Group on Climate Financing Kamis (26/2/26) di Jakarta/Doc/ist
Bagikan

Telegraf – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempertegas strategi penguatan sektor jasa keuangan dalam mengelola risiko iklim melalui integrasi manajemen risiko iklim ke dalam pengawasan perbankan, penguatan ketahanan permodalan, serta perluasan kerja sama internasional pembiayaan berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam ajang The 2nd Indonesia Climate Banking Forum (ICBF) yang digelar di Jakarta. Forum ini menjadi momentum konsolidasi kebijakan OJK dalam mendorong sektor jasa keuangan agar lebih siap menghadapi dampak perubahan iklim sekaligus mendukung pembiayaan transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa manajemen risiko iklim kini menjadi bagian strategis dalam arsitektur pengawasan OJK.

“Transformasi sistem keuangan Indonesia menuju sistem yang selaras dengan iklim merupakan bagian integral dari komitmen OJK dan sektor jasa keuangan dalam mendukung arah kebijakan pembangunan nasional,” ujar Friderica.

Menurutnya, OJK memosisikan manajemen risiko iklim sebagai jembatan untuk menerjemahkan kebijakan transisi nasional dan dinamika global ke dalam tata kelola, manajemen risiko, serta alokasi pembiayaan sektor keuangan.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, OJK memperkuat implementasi Climate Risk Management and Scenario Analysis (CRMS) yang telah diluncurkan pada ICBF pertama tahun 2024. Melalui CRMS, perbankan diwajibkan melakukan analisis risiko perubahan iklim secara terstruktur dan berbasis skenario.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa pendekatan pengawasan kini bersifat lebih forward-looking.

“Kami memastikan bahwa risiko iklim tidak hanya dipandang sebagai isu reputasi atau kepatuhan, tetapi menjadi bagian dari manajemen risiko dan strategi bisnis bank,” kata Dian.

Ia menjelaskan, hasil asesmen terbaru menunjukkan perbankan nasional memiliki ketahanan permodalan yang memadai untuk menyerap potensi tekanan risiko iklim dalam skenario transisi yang dikelola secara bertahap.

“Rasio permodalan atau CAR tetap berada di atas ketentuan regulasi. Ini menunjukkan sektor perbankan kita tidak hanya tangguh terhadap risiko iklim, tetapi juga berada pada posisi yang baik untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon,” ujarnya.

Baca Juga :  Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Dalam forum tersebut, OJK juga merilis dua publikasi strategis untuk memperkuat kerangka pengelolaan risiko iklim di sektor perbankan, yaitu:

Climate Risk and Banking Resilience Assessment (CBRA); dan
Indonesia Banking Sustainability Maturity Report 2025 (SMART).

CBRA dikembangkan bersama Pemerintah Australia dan Prospera sebagai kerangka asesmen berbasis sains untuk mengukur dampak risiko iklim terhadap ketahanan perbankan secara jangka menengah dan panjang.
Sementara itu, laporan SMART 2025 menjadi tolok ukur tingkat kematangan implementasi keuangan berkelanjutan di industri perbankan, sekaligus referensi bagi OJK dalam merumuskan arah kebijakan pengawasan yang lebih terukur dan terintegrasi.

Sebagai bagian dari strategi memperluas dukungan pembiayaan iklim, OJK bersama Pemerintah Inggris meluncurkan Indonesia–UK Strategic Partnership Working Group on Climate Financing.
Pembentukan kelompok kerja ini merupakan tindak lanjut kesepakatan strategis antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Januari 2026.

Peresmian dilakukan oleh UK Minister for the Indo-Pacific Seema Malhotra, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey, serta jajaran pimpinan OJK.

Friderica menyatakan kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat inovasi pembiayaan transisi sekaligus memperdalam kemitraan strategis kedua negara.

OJK menegaskan bahwa strategi pengelolaan risiko iklim tidak hanya berfokus pada mitigasi risiko, tetapi juga membuka peluang pembiayaan hijau dan investasi berkelanjutan.

“Penguatan ketahanan sektor jasa keuangan merupakan prasyarat penting untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” kata Friderica.

Ke depan, ICBF akan menjadi forum berkala guna memperkuat koordinasi antara otoritas, kementerian, lembaga pemerintah, dan industri jasa keuangan dalam merumuskan kebijakan keberlanjutan yang terukur.
Dengan penguatan regulasi, asesmen berbasis risiko, serta kolaborasi internasional, OJK optimistis sektor jasa keuangan Indonesia mampu mengelola risiko iklim secara adaptif sekaligus memainkan peran kunci dalam mendukung target transisi energi dan pembangunan ekonomi rendah karbon nasional.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang
Waktu Baca 2 Menit
OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda
Waktu Baca 2 Menit
HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah
Waktu Baca 2 Menit
BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan
Waktu Baca 2 Menit
Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global
Waktu Baca 3 Menit

DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional

Waktu Baca 2 Menit

Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital

Waktu Baca 2 Menit

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Bangun Loan Factory, Dorong Efisiensi dan Kendali Risiko Kredit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Bidik Produksi Hingga 2,105 Juta Ton, Alokasi Kargo Tunggu Arah Pemerintah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Raih PROPER Hijau 2026, Dorong Efisiensi dan Nilai Ekonomi Berkelanjutan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Investor Kripto Capai 20 Juta, OJK Perkuat Edukasi di Tengah Ketidakpastian Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Ekspor Perdana STRK ke Singapura, Perusahaan Bidik Diversifikasi Pendapatan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?