Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Kostum Halloween Gorila Harambe Ramai di Dunia Viral dan Medsos
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Lifestyle

Kostum Halloween Gorila Harambe Ramai di Dunia Viral dan Medsos

Telegrafi Rabu, 7 September 2016 | 06:50 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Kurang dari satu bulan, masyarakat dunia siap merayakan pesta Halloween. Acara tahunan yang jatuh pada 31 Oktober ini mensyaratkan orang-orang untuk keluar pada malam hari dengan kostum hantu favorit masing-masing.

Setiap tahun, beredar kostum-kostum yang khusus dibuat mengikuti isu dan selebriti yang sempat atau sedang marak. Tahun ini, sebagaimana diberitakan laman Inquisitr, sosok hantu gorila Harambe akan menjadi tren kostum Halloween.

Harambe adalah primata yang ditembak mati di Kebun Binatang Cincinnati, Amerika Serikat, pada 28 Mei 2016 lalu. Harambe dibunuh oleh pekerja kebun binatang setelah menarik seorang bocah berusia tiga tahun yang tidak sengaja memanjat kandangnya. Masyarakat pun beramai-ramai membicarakan si gorila malang di dunia maya.

Seperti yang dilaporkan Chicago Tribune, setelah lama tak terdengar, rupanya nama Harambe kembali tersiar. Pihak Google menemukan bahwa kata Harambe marak digunakan di media sosial Twitter, disertai beragam foto lucu.

Salah satu unggahan yang ramai dibicarakan oleh pengguna Twitter adalah Sexy Harambe, yang digadang-gadang sebagai kostum Halloween terpopuler. The Washington Post menyebutkan bahwa unggahan tentang Harambe kini telah masuk kategori ‘competitive sport.‘

Tak hanya itu, tampaknya orang akan semakin terobsesi untuk membuat kostum Harambe paling unik di Halloween tahun ini.

Terlihat pada salah satu unggahan foto, seorang model wanita mengenakan gaun mini berwarna mirip gorila: hitam dan abu-abu di bagian tengahnya. Tak ketinggalan, sepatu bot dan sarung tangan bulu, serta topi berwajah gorila. Si model juga membawa tas jinjing serupa pisang yang centil.

Kostum tersebut bisa Anda temukan di HalloweenCostumes.com. Namun judulnya bukan Sexy Harambe, melainkan Sexy Gorilla Costume.

“Monkeying [menjadi monyet] tidak kami anjurkan dalam penggunaan kostum ini. Secara teori, gorila bukan keluarga monyet, dan dia [gorila] sangat benci jika dicampur dengan primata lain. Kami lebih menganjurkan ‘menjadi kera’ dengan kostum yang lucu ini,” demikian deskripsi produk yang tertulis di situs web tersebut.

“Tidak ada yang lebih lucu dari seorang wanita yang menjadi kera dengan Sexy Gorilla Costume,” bunyi keterangan tambahannya.

Rupanya, ada pula warga jagat Twitter yang tak terlalu suka dengan kostum ala Harambe. Mereka merasa kostum tersebut terlalu cantik jika digunakan untuk perayaan Halloween.

Kematian Harambe memang penuh kontroversi. Ini membuat beberapa orang menyumbangkan rasa hormat untuk gorila berusia 17 tahun itu dengan berbagai cara. Salah satunya, seorang murid di Harrison High School.

Bulan lalu, ia mengenakan kostum Harambe dan berlari ke tengah lapangan bola di Cincinnati untuk melakukan reka ulang. Video dan foto dari adegan tersebut menjadi viral di dunia maya. Pihak sekolah akhirnya meminta maaf kepada Kebun Binatang Cincinnati.

“Kami sepenuhnya mendukung kebun binatang [Cincinnati],” ujar John Hamstra dari pihak Southwest Local School District Superintendent. Ia menambahkan, “Kami tidak bermaksud untuk membuat lelucon atau menyudutkan pihak kebun binatang.”

Hamstra juga berkata pada NBC Chicago bahwa kejadian itu sangat disesalkan olehnya, begitu pula oleh siswa yang berlagak ala gorila Harambe.

Harambe Reuters
Harambe Reuters
Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit
Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit

Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Waktu Baca 2 Menit

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Baju Padel Wanita
Lifestyle

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit
Gindaco - Promo Hari Kartini
Lifestyle

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit
Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
Lifestyle

DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Lifestyle

Korban Tas Branded Hilang Desak EcoRing Tanggung Jawab

Waktu Baca 5 Menit
Lifestyle

Kesehatan Jadi Salah Satu Prioritas Utama Pemerintah

Waktu Baca 3 Menit
Lifestyle

Jelang Natal dan Tahun Baru Kemana Tujuan Wisata Anda? Simak Info Dari Kemenpar Ini

Waktu Baca 3 Menit
[Gambar 1] Liburan Nikmat, Budget Hemat_BCA Digital dan ASTINDO Hadirkan DOLAN Travel Fair 2025
Lifestyle

Liburan Nikmat, Budget Hemat: BCA Digital dan ASTINDO Hadirkan DOLAN Travel Fair 2025

Waktu Baca 6 Menit
PUMA H-Street
LifestyleRilis

Isyana Sarasvati Warnai Peluncuran PUMA H-Street di Seoul dengan Gaya Autentik dan Energi Global

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?