Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca InSari Inisiasi Gerakan Menabung Bagi Para Siswa PAUD
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

InSari Inisiasi Gerakan Menabung Bagi Para Siswa PAUD

Kyandra Minggu, 29 November 2020 | 21:23 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf – Institut Sarinah (InSari) selenggarakan sosialisasi buku “Pancasila Untuk Tunas Bangsa dan Pendidikan Literasi Keuangan Untuk Sila Keadilan Sosial” bagi para bunda Paud di Kabupaten dan Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (28/11/2020).

Acara yang dilaksanakan secara online atau daring ini dihadiri oleh lebih dari 90 peserta melalui zoom, IG maupun Youtube @Institut Sarinah.

Direktur InSari, Eva K. Sundari bertindak sebagai moderator bagi 3 narasumber yaitu Dewi Maria Ulfa – cawabup Kediri yang menggantikan cabup Hanindhito Pramana yang berhalangan hadir, Ruakhila Diniyah anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kab Kediri dan A.

Agnes Purbasari, penulis buku dan dosen UI. Sebelumnya, InSari telah membagikan 2.000 buku “Pancasila untuk Tunas Bangsa” untuk para bunda Paud di Jawa Timur dan mulai melakukan tutorial daring untuk mereka yang rencananya akan dilaksanakan 8 kali.

“Sesuai dengan misi InSari maka pengajaran nilai-nilai Pancasila harus menjawab tantangan jaman yaitu perlunya membentuk warga yang cerdas mengelola raga, mental, emosional dan spiritual,” jelas Eva.

Eva menjelaskan bahwa sesuai moto InSari (Pejuang Pemikir – Pemikir Pejuang) maka hasil pemikiran-pemikiran InSari dalam buku “Pancasila untuk Tunas Bangsa” harus pula dipraksiskan demi menciptakan kemajuan-kemajuan di masyarakat.

Ialah Dewi Maria Ulfa, juga menyambut baik program InSari dengan para bunda Paud yang disertai pula penyerahan Naskah Akademik dan Draft Perda Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila.

“Insyallah saya dan mas Dhito akan mempertimbangkannya sebagai program legislasi dalam pemerintahan kami mendatang. Apalagi usulan InSari ini sejalan dengan aspirasi banyak pihak termasuk para guru di Kediri,” kata Dewi Maria Ulfa yang merupakan Cawabup Kediri .

Aqnes Purbasari mengajak para bunda Paud untuk memulai gerakan Rajin Menabung sebagaimana gagasan InSari untuk para siswa Paud.

“Ajari siswa untuk produktif, jangan konsumtif. Kita ajak untuk mencintai proses bahwa menjadi besar atau kaya membutuhkan kerja keras, ketabahan, kesabaran, dan kegigihan,” jelasnya.

Ia meminta kita menghargai koin-koin dengan menabungnya di celengan siswa di rumah atau sekolah PAUD. Para bunda dan orang tua kemudian bisa bermusyawarah untuk penggunaannya kelak misalnya untuk kebaikan pribadi, kelompok atau sosial.

Respon positif ditunjukkan oleh para peserta dan sebagian meminta InSari melakukan pembinaan rutin untuk para bunda PAUD Kediri.

“Materi luar biasa, kami pasti akan berikan ke anak didik setelah pandemi usai. Sementara ini, untuk mendidik anak-anak saya dulu,” kata Ninik Tri Rahayu dari PAUD PKK Mejono, Plemahan.

Sementara Fitri Hanany dari SPS Tapos Plongko, Pare menulis “Tema bagus, bermanfaat. Semoga ada lagi program seperti ini untuk Paud Kediri.”

Selain pelatihan daring untuk bunda Paud di Kediri, InSari juga akan melakukan pelatihan yang sama untuk para bunda Paud di Trenggalek dan Tulungagung (01/12), untuk Kab dan Kota Blitar (02/12), Magetan dan Tulungagung (05/12), dan Malang Raya (07/012).

Organisasi InSari yang berfokus pada program Nation and Character Building berharap upaya kultural pembumian Pancasila di dunia pendidikan tingkat PAUD bisa dilanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.


Photo Credit: Live Zoom Institut Sarinah (InSari). TELEGRAF

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit
Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit

Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Waktu Baca 2 Menit

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?