Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Survei: Kasus Hoax RS Gerus Elektabilitas Prabowo-Sandi
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Survei: Kasus Hoax RS Gerus Elektabilitas Prabowo-Sandi

Telegrafi Rabu, 24 Oktober 2018 | 02:42 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
FILE/Dok/Ist. Photo
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Kasus hoax atau berita bohong tentang penganiayaan Ratna Sarumpaet (RS) memiliki efek elektoral terhadap para capres. Kasus itu menyebabkan adanya kenaikan sentimen positif terhadap Jokowi, sebaliknya meningkatkan sentimen negatif atau lebih tidak mendukung pada Prabowo.

Hal itu disampaikan Ikrama Masloman, peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA saat memaparkan hasil survei tentang “Hoax dan Efek Elektoral Kasus Ratna Sarumpaet” di Jakarta, Selasa (23/10/18).

Ia menjelaskan, sebesar 25% responden menyatakan bahwa kasus hoax membuat mereka lebih mendukung Jokowi. Sementara 17,9% responden menyatakan bahwa kasus itu membuat mereka lebih tidak mendukung Prabowo Subianto.

“Efek negatif yang lebih besar terjadi pada dukungan Prabowo disebabkan karena Ratna Sarumpaet adalah salah satu tim kampanye nasional Prabowo. Dan diperkuat adanya konferensi pers Prabowo-Sandi dalam merespons berita hoax Ratna Sarumpaet,” kata Ikrama.

Dikatakan, survei yang dilakukan di 34 provinsi itu dilakukan pada 10-19 Oktober 2018 melalui wawancara tatap muka, dengan menggunakan kuesioner. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dan margin of error sebesar 2,9%.

Disebutkan, survei juga menunjukan posisi elektabilitas Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi saat ini. Saat ini Jokowi-Ma’ruf masih unggul telak dibandingkan pasangan Prabowo-Sandi.

Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sebesar 57,7%, sementara elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 28,6%. Dan pemilih yang belum menentukan pilihan sebesar 13,7%.

“Data longitudinal LSI Denny JA menunjukan bahwa elektabilitas Jokowi-Ma’ruf cenderung mengalami kenaikan dari periode ke periode survei,” tambahnya.

Dia menjelaskan, survei Agustus 2018 menunjukan bahwa elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sebesar 52,2%. Pada September 2018, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf naik meskipun tak signifikan, yaitu sebesar 53,2%. Pada Oktober 2018, terjadi kenaikan yang signifikan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf yaitu saat ini sebesar 57,7%.

Sementara elektabilitas Prabowo-Sandi cenderung stagnan dalam tiga bulan terakhir pascapendafaran. Pada Agustus 2018, elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 29,5%. Pada September 2018, elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 29,2%. Dan saat ini, elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 28,6%.

“Secara umum, survei menemukan bahwa kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet tidak mengurangi elektabilitas terhadap Prabowo-Sandi. Namun, kasus itu meningkatkan sentimen negatif terhadap pasangan Prabowo-Sandi,” tuturnya.

Ia menjelaskan, naiknya sentimen negatif terhadap Prabowo-Sandi menyebabkan pemilih yang belum menentukan pilihan cenderung memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf. (Red)


Photo Credit : Pasangan Prabowo-Sandi. FILE/Dok/Ist. Photo

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?