Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca STIKOM Interstudi Cetak Praktisi Penyiaran Handal
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

STIKOM Interstudi Cetak Praktisi Penyiaran Handal

Telegrafi Rabu, 7 Februari 2018 | 03:19 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Interstudi berupaya mencetak sarjana praktisi media, komunikasi bisnis, periklanan dan penyiaran yang handal. Untuk mewujudkan hal itu kampus yang berlokasi di Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini melibatkan para praktisi penyiaran, periklanan, media hingga publik relation untuk membagikan ilmunya menjadi pengajar.

Selain itu STIKOM Interstudi berinovasi mendesain kurikulumnya sesuai tantangan dunia kerja. Hasilnya, banyak mahasiswa yang mudah terserap di dunia kerja.

“Kami ingin mencetak profesi broadcasting yang ekspert, yang tidak sekedar memahami teori namun juga dalam praktek di lapangan menghadapi masalah dunia penyiaran.” ujar Ketua Juruan Penyiaran STIKOM Interstudi, Hendra Atmadja dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, (07/02/2018).

Mantan wartawan senior stasiun televisi swasta terkenal ini mengaku pihaknya mendorong para mahasiswa untuk mulai belajar melakukan inovasi dan kreatif. “Karena kunci persaingan saat ini adalah yang lebih inovatif dan lebih kreatif akan dicari, oleh karena itu saya mendorong para mahasiswa mengembangkan kreativitasnya memahami dunia penyiaran digital yang saat ini sedang berkembang pesat,” paparnya.

Kurniawan Setyo (20), salah satu mahasiswa Semester V STIKOM Interstudi mengaku mendapatkan ilmu, pengetahuan dan pengalaman yang sesuai dengan harapannya. Bahkan ia merasa mendapatkan banyak hal baru ketika kuliah di Stikom Interstudi.

“Terus terang disini saya banyak mendapatkan pengalaman berharga dari para dosen, kuliah di Stikom Interstudi sangat membantu saya mengembangkan kemampuan bidang produksi video karena dosen pengajarnya selain menguasai teori penyiaran, dosen disini juga mengajarkan saya ilmu praktek dan berkreasi,” katanya.

Yang membuat bangga Tio kuliah di Stikom Interstudi, sapaan akrab Kurniawan Prasetyo, ia sudah diminta salah satu rumah produksi untuk membuat karya-karya iklan, company profile dan feature video. “Belum lulus saja sudah banyak tawaran kerja dari PH (Production House,red) lumayan juga sudah bisa nyari penghasilan meski masih kuliah,” papar Tio menceritakan pengalamannya.

Bahkan Tio mengaku dirinya sudah diajak sampai ke luar negeri untuk memproduksi sebuah tayangan. “Lumayan menambah pengalaman saya membuat produksi penyiaran di luar negeri, ini semua berkat bimbingan para pengajar saya di Stikom Interstudi,” katanya.

Hendra Atmadja menambahkan bahwa diantara mahasiswa Stikom Interstudi sudah merambah pengetahuan dengan mempelajari ilmu dunia digital. “Kami bangga ada mahasiswa kami yang saat ini menjadi talenta di bidang media sosial, dia jago youtubers dengan membuat karya video cukup produktif,” kata Hendra.

Kemampuan para mahasiswa Stikom Interstudi mendalami dunia media digital menjadikan daya serap lulusan Stikom Interstudi banyak terserap di dunia kerja. “Banyak alumni kami saat ini tersebar di beberapa stasiun televisi swasta,” sambung Hendra.

Bahkan beberapa mahasiswa Stikom Interstudi banyak di endorse stasiun televisi ternama di tanah air untuk mengoperasikan media sosial. STIKOM Interstudi akan terus mengembangkan pengetahuan mahasiswanya untuk berinovasi dan kreatif dalam bidang baru, media digital atau siber media. (Red)


Photo Credit : Interstudi berupaya mencetak sarjana praktisi media, komunikasi bisnis, periklanan dan penyiaran yang handal. File/Dok/Ist.Photo

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit
Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit

Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Waktu Baca 2 Menit

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?