Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Zulkifli: Pilih Pemimpin Berdasarkan Track Record, Bukan Atas Dasar Uang
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Zulkifli: Pilih Pemimpin Berdasarkan Track Record, Bukan Atas Dasar Uang

Telegrafi Kamis, 28 September 2017 | 20:27 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Ketua MPR Zulkifli Hasan menghadiri buka bersama KPK dengan pimpinan lembaga tinggi negara dan kementerian di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/6). Kegiatan buka bersama itu juga sebagai ajang silaturahmi diantara pimpinan lembaga tinggi negara dan kementerian. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/ama/16
Bagikan

Telegraf, Banda Aceh – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak memilih pemimpin, khususnya kepala daerah karena uang.

“Jangan pilih pemimpin karena uang. Pilihlah pemimpin karena track record nya yang baik,” kata Zulkifli Hasan pada acara Kongres III Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) se-Indonesia di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Kamis, (28/09/2017).

Ia percaya, demokrasi tanpa korupsi bisa terwujud dengan pendidikan politik pada masyarakat.

“Dalam dua minggu enam kepala daerah ditangkap KPK. Kenapa? Karena sekarang semuanya diukur dengan uang. Rakyat jangan hutang budi dengan calon kepala daerah. Kalau dikasih uang transpor, dikasih sembako terima saja. Tapi, jangan sampai hutang budi. Carilah kepala daerah yang memiliki rekam jejak yang baik. Mari segera akhiri itu semua,” kata Zulkifli Hasan seperti dilansir Antara.

Ketua Umum PAN itu juga menegaskan pendiriannya untuk mendukung penguatan dan perbaikan KPK.

“Dengan segala kebaikan dan keburukannya, keberadaan KPK tetap dibutuhkan. Mari diperbaiki, bukan dibubarkan,” tuturnya seraya mengimbau untuk memilih pemimpin secara rasional dengan akal sehat.

Mahasiswa, tambah dia, harus terus mengampanyekan pentingnya memilih pemimpin berdasarkan integritas dan kapasitasnya, sesuai amanat dari nilai-nilai Pancasila.

“Jika bangsa Indonesia kembali ke nilai-nilai maka cita-cita kemerdekaan akan tercapai. Para mahasiswa Himapol untuk menjadi agen perubahan demi kemajuan masyarakat,” kata mantan Menteri Kehutanan itu.

Mahasiswa politik bisa berperan menjadikan masyarakat sadar politik, bahwa kedaulatan rakyat ditangan rakyat dan tidak bisa ditukar dengan harga murah, ucapnya. (Red)

Photo Credit : Antara/Wahyu Putro A


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit

Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT

Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?