Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Tolak Radikalitas Garis Keras GP Ansor Dukung Ahok-Dajrot
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Tolak Radikalitas Garis Keras GP Ansor Dukung Ahok-Dajrot

Telegrafi Jumat, 7 April 2017 | 17:08 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jakarta menyatakan siap mendukung pasangan Ahok-Djarot, dalam upaya memenangi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 pada putaran kedua.

Ketua GP Ansor DKI Jakarta Abdul Azis menyatakan dukungan untuk Ahok-Djarot merupakan momentum untuk mencegah berkuasanya kelompok-kelompok radikal dan garis keras di Jakarta.

“Kami sangat menolak calon gubernur yang didukung Islam radikal dan Islam garis keras,” kata Azis di kantor GP Ansor di Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Jumat (07/04/2017).

Ahok tiba di kantor GP Ansor sekitar pukul 13.20 WIB. Menggunakan batik cokelat ia langsung disambut sejumlah anggota GP Ansor.

Dalam kunjungan tersebut terdapat ketua umum GP Ansor Gus Yaqut Chalil Bisri, Abdul Aziz (PKB) dan Sekjen Golkar Idrus Marham.

Kemudian calon wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat juga melakukan sholat Jumat di masjid KH Abdurrahman Wahid.

“Silaturhami, sahabat lama di Ansor. Ini nostalgia waktu kita di Blitar sering jalan sama-sama sahabat Ansor,” kata Djarot usai solat Jumat, Jumat (07/04/2017).

Djarot sendiri tidak menjelaskan secara pasti kehadirannya di PP GP Ansor ini. Kepada wartawan Djarot sempat menyinggung bahwa ia dan Ahok berjuang di jalan PBNU untuk menegakkan Pancasila sebagai ideologi negara.

Djarot menyebut pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai ideologi yang menyatukan Indonesia dan dirumuskan dalam Undang-Undang Dasar 1945.

“Kita itu kan sejalan ya, selalu saya sampaikan bahwa kita semua berjalan berjuang di jalan dalam tanda kutip di PBNU. Kemudian kita juga berjuang untuk mensyukuri nikmat yang diberikan Allah bahwa Indonesia dikaruniai berbagai macam keragaman, pluraritas,” jelasnya.

Setelahnya Djarot dan juga Ahok melanjutkan makan siang bersama dengan sejumlah pengurus GP Ansor. (Red)

Photo Credit : Ist. Photo


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit

Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT

Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?