Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pilgub DKI, Menang Kalah Jakarta Harus Tetap Aman
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Pilgub DKI, Menang Kalah Jakarta Harus Tetap Aman

Telegrafi Selasa, 28 Februari 2017 | 17:53 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Diskusi Kebangsaan Pilkada DKI. | Telegraf/Koeshondo W. Widjojo
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Memasuki babak putaran kedua Pilkada DKI Jakarta semakin hari terasa semakin ramai, orang-orang membicarakan dan memprediksi kemungkinan siapa yang akan lolos dan memenangkan pertarungan untuk bisa meraih kursi panas Gubernur DKI Jakarta.

Sepertinya pertarungan nanti akan terasa semakin sengit dimana kandidat Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur kini hanya tersisa dua pasang Paslon saja, setelah sebelumnya pasangan calon Gubernur DKI nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) – Sylviana Murni kalah dalam perolehan suara di putaran pertama Pilkada DKI, yang kini hanya menyisakan dua pasangan saja, yaitu Petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Syaiful Hidayat dan pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno.

Dengan adanya dinamika seperti itu maka dengan tujuan untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat luas tentang sosialisasi Pilkada damai, PASKAS (Pengkajian Strategi Kebangsaan) mengadakan sebuah diskusi publik yang diadakan di Max One Kramat Raya, dengan menghadirkan antara lain Aminullah (mantan komisioner KPU DKI), Bambang Dirgantoro (Direktur Lembaga Kajian Paskas) dan Redim Oktofudin (GP Ansor DKI) pada, (28/02/2017).

“Sepertinya Pilkada DKI kali ini adalah totalitas perjuangan dari Paslon maupun timses dan pendukung, belum lagi dibelakangnya ada pemodal politik, yang sudah menggelontorkan banyak uang untuk investasi politik di Pilkada DKI 2017 ini, jadi mereka pasti berorientasi harus menang atau untung, bahkan negara juga sepertinya hadir dan ikut repot dalam hal memberikan dukungan kepada salah satu Paslon .” Ungkap Redim.

Memang sepertinya Pilkada DKI kali ini bagaikan Pilkada rasa Pilpres dimana eforianya bergaung kemana-mana, seluruh masyarakat DKI Jakarta dibuat bingung oleh polemik dan dinamikanya, wajar saja jika hal tersebut  harus di antisipasi agar jika nanti sudah berlangsung pemilihan putaran kedua keadaan Jakarta tetap kondusif dan terjaga dimana jika salah satu Paslon nanti kalah, sudah pasti akan timbul kekecewaan pada pendukungnya, apalagi belakangan muncul banyak pendukung yang fanatis terhadap Paslon jagoannya.

“Isu-isu yang keluar seputar Pilkada ini memang  banyak isu yang seksi dan sensitif serta riskan serta bisa diolah oleh pihak tertentu, dimana efeknya akan bisa berdampak luas terhadap banyak hal, jadi kita harus bisa menyikapinya dengan baik dan obyektif.”  Tutur Bambang.

Sebelumnya isu yang berkembang adalah seputar Petahana yang tak kunjung melakukan cuti karena sudah akan memasuki masa kampanye kembali di putaran kedua dan status terdakwa yang disandangnya atas dugaan penistaan agama, begitu juga dengan Paslon nomor tiga yang sedang ramai dibicarakan soal program DP rumah dalam kampanyenya. Memang sepertinya Pilkada DKI kali ini kan benar-benar menyita perhatian publik luas dan tidak hanya di Jakarta saja. (Red)

Photo credit : Telegraf/Koeshondo W. Widjojo


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi
Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Tangkal Hoaks, Komdigi Gandeng DPR Gaungkan Penguatan Ideologi Pancasila
Waktu Baca 2 Menit
Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit

Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri

Waktu Baca 9 Menit

Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit

Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT

Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?