Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca 2.000 Orang Meninggal Dalam Sehari Karena Covid-19 di India
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

2.000 Orang Meninggal Dalam Sehari Karena Covid-19 di India

Muhamad Nurabain Kamis, 22 April 2021 | 03:18 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Seorang pria menunggu kremasi kerabatnya yang meninggal karena COVID-19, ditempatkan di dekat mayat korban lainnya, di New Delhi. [Foto AP]
Photo Credit: Seorang pria menunggu kremasi kerabatnya yang meninggal karena Covid-19, ditempatkan di dekat mayat korban lainnya, di New Delhi. AP Photo
Bagikan

Telegraf – India mengalami hari yang paling buruk dalam perjuangannya melawan pandemi covid-19. Dilaporkan dalam sehari lebih dari 2.000 warga India meninggal akibat virus mematikan tersebut.

Menjadi rekor kematian tertinggi di India. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) India menunjukkan ada 2.023 kasus kematian akibat covid-19 dalam 24 jam. Dengan tambahan ini, total kasus kematian akibat covid-19 di India mencapai 182.553 orang.

Dalam dua hari berturut-turut terjadi lebih dari 1000 kematian akibat virus Corona di India. Pada Selasa (20/4/2021), terjadi 1.761 kasus kematian.

Secara bersamaan, temuan kasus positif covid-19 di India hari ini juga sangat mengerikan. Tercatat ada 295.000 kasus positif covid-19.

Perdana Menteri Narendra Modi, menyatakan India kembali harus berjuang dalam pertarungan besar.

“Situasi terkendali hingga beberapa minggu yang lalu, dan kemudian gelombang kedua (virus Corona) datang seperti badai,” kata Modi, Rabu (21/04/2021).

Disinyalir melonjaknya kasus positif covid-19 di India terjadi akibat longgarnya penerapan protokol kesehatan dalam beberapa minggu terakhir. Banyak berlangsung kegiatan festival keagamaan yang memunculkan kerumunan, antara lain festival keagamaan Kumbh Mela, yang dihadiri jutaan orang.

Di samping itu, kampanye politik, pernikahan mewah dan pertandingan kriket juga digelar, yang kemudian memunculkan kerumunan orang.

Sejumlah negara sampai mengimbau warganya agar tidak bepergian ke India, termasuk mereka yang sudah menjalani vaksinasi covid-19 penuh.

Hingga hari ini, jumlah kasus positif covid-19 di India mencapai 15,6 juta kasus. Terbanyak kedua di dunia setelah Amerika Serikat, yang telah melaporkan lebih dari 31 juta kasus infeksi.

Perdana Menteri Narendra Modi menjadi sasaran atas terjadinya lonjakan kasus virus corona di negara berpenduduk 1,3 miliar tersebut. Pasalnya, Modi dan jajaran menterinya malah menggelar kampanye politik menjelang pemilu daerah di Benggala Barat, yang dihadiri massa.

Modi juga dikritik keras karena membiarkan umat Hindu berkerumun saat Kumbh Mela.

“Berapa banyak kematian yang dibutuhkan sampai dia menyadari bahwa terlalu banyak orang meninggal?” kritik mantan Menteri Luar Negeri India, Nirupama Menon Rao.


Photo Credit: Seorang pria menunggu kremasi kerabatnya yang meninggal karena Covid-19, ditempatkan di dekat mayat korban lainnya, di New Delhi. AP Photo

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Pentingnya Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak
Waktu Baca 2 Menit
Literasi Digital Adalah Bentuk Nyata Bela Negara di Era Modern
Waktu Baca 2 Menit
Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi
Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Tangkal Hoaks, Komdigi Gandeng DPR Gaungkan Penguatan Ideologi Pancasila
Waktu Baca 2 Menit
Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit

Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan

Waktu Baca 9 Menit

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak

Waktu Baca 4 Menit

Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri

Waktu Baca 9 Menit

Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?