Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pilpres 2019: Polemis Memprediksi Hubungan Jokowi Dengan Megawati Tetap Harmonis
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Pilpres 2019: Polemis Memprediksi Hubungan Jokowi Dengan Megawati Tetap Harmonis

Atti K. Rabu, 10 Januari 2018 | 15:01 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Direktur Eksekutif POLEMIS (Politikus, Ekonom Muda Indonesia Santun), Wahyu Trihartono memprediksi dalam Pilpres 2019, hubungan antara Jokowi dan Megawati tetap terjalin harmonis.

” Kalau saya melihat hubungan antara Jokowi dan Megawati tetap harmonis. Ibu Mega terhadap Jokowi, Presiden kita dan Jokowi sebagai salah satu petugas partai, kalau saya melihat tidak akan mengalami persoalan yang berarti. Hubungannya akan tetap harmonis dan tetap bersatu,” demikian ungkap Wahyu Trihartono  di Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Selasa(9/1/2018).

Direktur Eksekutif Polemis ini juga melihat bahwa dalam perhelatan baik itu Pilkada 2018 maupun Pilpres 2019 tetap akan diwarnai lebih sangat jelas dengan warna keagamaan, terutama Islam. Oleh karena itu partai-partai Islam kemungkinan besar  akan mendongkrak suara yang lebih banyak dibandingkan dengan pemilu sebelumnya.

Sementara terkait dengan pemilihan Ketua DPR pengganti Setya Novanto, menurutnya dari 4 nama yang muncul diantaranya Bambang Soesatyo, Agun Gunanjar, Aziz Syamsudin dan Agus Gumiwang Kartasasmita, kemungkinan akan mengerucut menjadi 2 nama yang kuat untuk berpotensi menjadi Ketua DPR  yaitu Bambang Soesatyo dan Agun Gunanjar.

“Jadi menurut saya buat Partai Golkar walaupun ada polemik tetap tidak akan ada persoalan yang berarti buat partai Golkar,” tuturnya.

Sedangkan terkait PDIP dengan kepemimpinan Ibu Megawati, itu pasti sudah memikirkan sangat jauh terkait calon Gubernur dalam Pilkada 2018, seperti Pak Ganjar Pranowo yang terpilih lagi untuk maju ke dua kali sebagai Calon Gubernur dalam Pilkada Jawa Tengah, walaupun tersangkut dalam dugaan kasus korupsi E-KTP.

“Jadi kalau menurut saya  itu adalah kebijakan partai dan yang pasti adalah Ibu Megawati sudah menganalisa  dan sudah lebih memahami PDIP untuk pertarungan Pilkada 2018 dan Pilpres 2019, yang merupakan pertandingan yang sebenarnya,” ungkapnya. (Red)

Photo Credit : Telegraf/Mistqola


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit

Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT

Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?