Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca WHO: Orang Yang Tidak Divaksin Mati Sia-Sia Karena Covid-19
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

WHO: Orang Yang Tidak Divaksin Mati Sia-Sia Karena Covid-19

Didik Fitrianto Kamis, 7 Oktober 2021 | 02:56 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Kegiatan vaksinasi di Tennese Amerika Serikat. Tennessean/Andrew Welles
Kegiatan vaksinasi di Tennese Amerika Serikat. Tennessean/Andrew Welles
Bagikan

Telegraf – Vaksinasi menjadi salah satu solusi untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan orang yang tidak divaksin mati secara sia-sia akibat Covid-19.

WHO juga mengingatkan ketimpangan vaksin global sebagai salah satu hambatan utama untuk melawan virus Covid-19.

Para pejabat WHO menyebutkan sebanyak 56 negara gagal mencapai target WHO dalam melakukan vaksinasi sebesar 10% dari jumlah populasi hingga akhir September, Rabu (06/10/2021).

Maria Van Kerkhove, Pimpinan teknis Covid-19 WHO menyatakan meningkatkan akses vaksin akan membantu mengurangi kematian akibat Covid-19 dan rawat inap di saat dunia telah mencatat nyaris 5 juta kematian terkait virus tersebut.

“Tidak memenuhi target adalah hal yang menyedihkan, ini lebih dari menyedihkan, lebih dari frustrasi,” ujarnya.

“Ini tidak dapat digambarkan dengan kata-kata, saya harus mengatakan, karena jika kita telah menggunakan lebih dari 6 miliar vaksin yang telah diberikan hari ini dengan berbeda, kita akan berada dalam situasi yang sangat, sangat berbeda sekarang,” imbuhnya.

Kerkhove lebih lanjut mengatakan, data vaksin covid-19 dengan jelas menunjukkan bahwa vaksin merupakan hal yang aman dan efektif untuk mencegah rawat inap maupun kematian.

“Vaksin-vaksin itu hanya perlu dapat diakses untuk lebih banyak orang, hasil dari ini (ketimpangan vaksin) adalah orang-orang yang mati sia-sia,” imbuhnya.

Sejalan dengan pernyataan Van Kerkhove, para pejabat kesehatan Amerika Serikat menyatakan bahwa hampir semua kematian nasional karena Covid-19 terjadi pada pasien yang tidak divaksinasi.

Dalam laporannya pada 10 September lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menyampaikan orang yang tidak divaksinasi lebih rentan meninggal karena covid-19 dengan kemungkinan 11 kali lipat. Sementara itu, orang yang tidak divaksin 10 kali lebih mungkin memerlukan rawat inap untuk gejala yang dimiliki dan sekitar 4,5 kali lebih rentan tertular virus secara keseluruhan.


Photo Credit: Kegiatan vaksinasi di Tennese Amerika Serikat. Tennessean/Andrew Welles

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?