Wapres Luncurkan Vaksinasi Covid-19 Untuk Kategori Rentan

"Sasaran yang ditetapkan oleh bapak presiden sebesar 1 sampai 2 juta vaksinasi per hari dapat tercapai,"

Wapres Luncurkan Vaksinasi Covid-19 Untuk Kategori Rentan

Telegraf – Pemerintah resmi memulai penyelenggaraan vaksinasi massal Covid-19 yang masuk dalam kategori masyarakat antara lain ibu hamil, ibu menyusui, dan anak yang berusia antara 12-17 tahun dalam waktu dekat ini.

“Peluncuran vaksinasi bagi ibu hamil, menyusui, dan anak usia 12 hingga 17 tahun,” kata Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin secara simbolis meluncurkan vaksinasi Covid-19 bertepatan dengan Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional yang jatuh pada Selasa (29/06/2021).

Menurutnya tiga kategori masyarakat merupakan termasuk penduduk yang rentan terinfeksi wabah global Covid-19. Dengan begitu, pemerintah memprioritaskan masyarakat yang termasuk dalam kategori di atas segera diberikan vaksinasi Covid-19 dalam waktu dekat ini.

“Dikategorikan sebagai kelompok sasaran yang lebih rentan terhadap terinfeksi Covid-19,” tuturnya.

Pada kesempatan kali itu, Ia mengatakan, bahwa pemerintah tengah gencar melakukan percepatan vaksinasi kepada berbagai elemen masyarakat. Oleh karena itu, dengan bertambahnya kategori masyarakat yang dapat divaksin akan menyukseskan program vaksinasi tersebut. Yang digelar secara serentak di berbagai wilayah di pelosok tanah air pada beberapa waktu ke depan.

“Pemerintah hari ini sedang gencar-gencarnya menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19,” ungkapnya.

Bertambahnya tiga kategori masyarakat yang dapat divaksin, akan membuat target vaksinasi yang ditetapkan oleh pemerintah sebanyak 2 juta orang pada Agustus 2021 besar kemungkinan dapat tercapai. Sehingga, dapat segera membentuk kekebalan kelompok atau herd imunity di masa depan.

“Sasaran yang ditetapkan oleh bapak presiden sebesar 1 sampai 2 juta vaksinasi per hari dapat tercapai,” imbuhnya.

Dalam menyukseskan vaksinasi tiga kategori masyarakat tersebut, lanjut Wapres, maka perlu adanya dukungan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Sebab, lembaga ini memiliki jajaran penyuluh yang mempunyai hubungan yang sangat erat pada ketiga kategori masyarakat yang tengah menjadi target sasaran vaksinasi Covid-19 beberapa ke depan.

“BKKBN sangat dekat dengan tiga kategori masyarakat tersebut, untuk menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19,” paparnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah segera menggelar vaksinasi massal COVID-19 pada anak dengan kategori umur antara 12-17 tahun. Jenis vaksin yang akan diberikan adalah merek Sinovac dari perusahaan Sinovac Biotech Ltd asal China.

Jenis vaksin ini, sudah mendapatkan ijin Emergency Used Authorisation (EAU) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) beberapa waktu yang lalu.

“Kita juga bersyukur BPOM telah mengeluarkan izin EAU untuk vaksin Sinovac yang dinyatakan aman digunakan anak usia 12 sampai 17 tahun. Sehingga vaksinasi usia tersebut bisa segera dimulai,” katanya Senin (28/06/2021).

Adanya ijin dari BPOM, lanjut Presiden Joko Widodo, maka vaksin Sinovac dipastikan aman digunakan oleh masyarakat dengan kisaran umur antara 12-17 tahun. Dengan begitu, masyarakat dapat segera melakukan vaksinasi COVID-19 jika sudah dijadwalkan oleh pemangku kepentingan terkait.

“Saya mohon kepada bapak, ibu dan saudara-saudara kita semua untuk tidak ragu divaksinasi,” imbuhnya.


Photo Credit: Wapres Ma’ruf Amin Ma’aruf saat melakukan peninjauan vaksinasi Covid-19 massal di Lapangan Olahraga Tiara Batara, Melayu, Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (30/3/2021). FILE/BPMI

 

Didik Fitrianto

close