Untuk Pemulihan Pemerintah Serahkan Pemetaan Dasar Pasca Bencana Sulteng

Untuk Pemulihan Pemerintah Serahkan Pemetaan Dasar Pasca Bencana Sulteng

"BIG di tugaskan memetakan skala besar 1:1000,1:200 di kawasan berdampak bencana yaitu Palu, Sigi, Donggala, dan Parigimuntong, dengan pemotretan udara dan Lidar dengan hasil akuisisi yaitu berupa model digital trend dan digital surface foto udara dan lidarnya"

Untuk Pemulihan Pemerintah Serahkan Pemetaan Dasar Pasca Bencana Sulteng


Telegraf, Jakarta – Pemerinta melalui Badan Informasi Geospasial (BIG) menyerahkan data akuisisi pemetaan dasar skala besar pasca bencana tsunami dan gempa di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) kepada stakeholders.

Penyerahan tersebut dalam rangka proses pemulihan dan pembangaunan kembali daerah terddampak gempa dan tsunami serta likuifaksi yang terjadi disebagian wilayah Sulteng yang terjadi pada tanggal 28 September 2018 lalu.

“BIG di tugaskan memetakan skala besar 1:1000,1:200 di kawasan berdampak bencana yaitu Palu, Sigi, Donggala, dan Parigimuntong, dengan pemotretan udara dan Lidar dengan hasil akuisisi yaitu berupa model digital trend dan digital surface foto udara dan lidarnya,” hal itu di ungkapkan Kepala BIG Hasanuddin Zainal Abidin usai penyerahan.

Hasanuddin menjelaskan data akusisi pemetaan dasar ini diserahkan kepada beberapa Kementrian /Lembaga terkait seperti Kementrian BPN/Bapennas, kemetrian PUPR, Kementrian Sosial, kementrian ESDM, Kementrian ATR/BNPB, BMKG, LIPI, dan ITB sebagai tim ahli pendamping pemetaan.

Jika nantinya data tersebut sebagai rujukan recovery/pemulihan daerah yang terkena bencana di Sulteng Hasanuddin mengungkapkan sangat bisa karena pemetaan dasar tersebut sudah bisa dibaca dengan resolusi 8 centi meter.

Hasanuddin menambahkan walaupun belum dilengkapi toponimi, tutupan lahan dan detailnya tetapi peta dasar dengan skala besar yang diserahkan tersebut sudah bisa di gunakan untuk pembenahan infrastruktur, seperti jalan, jalur evakuasi, dan rehabilitasi saluran irigasi dan segala macam.

Baca Juga :   Perkuat Literasi Digital, Kominfo Ajak Bijak Gunakan Medsos di Era Digital

“Untuk lebih lengkapnya akan diserahkan pada tanggal 20 Februari mendatang,” tutur Hasanuddin.

Lebih jauh Hasanudin mengatakan penyerahan ini dilakukan karena dengan data yang ada ATR/BPN dan PU, sudah bisa sebagai acuan pekerjaan mereka.

Adapun data data dasar yang diserahkan meliputi data Digital Surface Model (DSM), Digital Terrain Model (DTM) dan Orthopoto daerah terdampak bencana dan rencana Reokasi hasil akuisisi tahun 2018.

Unturk rencana penyerhan pada Februari mendatang Hasanudin mengatakan akan menyerahkan peta garis dasar dengan ketelitian 1:1.000 dan 1: 5000. (Red)


Credit Photo : Kepala Badan Informasi Geospasial Hasanuddin Zainal Abidin Usai penyerahan data akusisi berupa DSM


Atti K.

close