Uber Alami Kecelakaan Perdana Pada Uji Coba Kendaraan Swakendalinya

Oleh : KBI Media
SUV Volvo yang telah dilengkapi kamera 3D, GPS

Telegraf, Jakarta – Hanya dua pekan setelah beroperasi, Uber harus menghadapi insiden kecelakaan perdananya untuk layanan taksi tanpa sopir di jalan raya di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat pada Senin malam (26/9).

Saksi mata yang menyaksikan insiden tersebut menunjukkan mobil tanpa pengemudi tersebut berputar tak tentu arah.

Seorang teknisi tampak standby di dalam mobil untuk kemungkinan terburuk. Dalam insiden tersebut terlihat mobil sedang dalam mode swakemudi.

Nathan Stachelek, seorang saksi mata yang merekam secara langsung insiden tersebut kepada mengatakan, setelah berputar tak tentu arah, langsung teknisi yang berada di dalam mobil kemudian langsung mengambil kendali.

Hingga berita ini ditulis, tidak diketahui secara pasti penyebab dari terjadinya insiden tersebut apakah karena kesalahan pengemudi, atau ada sistem yang salah dengan mobil Ford Fusion yang dipakai sebagai armada Uber, namun pihak Uber dalam hal ini enggan memberikan komentar atas insiden tersebut.

Perusahaan yang berbasis di San Fransisco ini berencana menyiapkan beberapa lusin armada menggunakan mobil Ford Fusion dan SUV Volvo yang telah dilengkapi kamera 3D, GPS, dan laser pengumpul data mengenai jalan atau LIDAR, yang ditempatkan di atap mobil.

Insiden kecelakaan yang melibatkan mobil swakemudi sebenarnya bukan yang pertama terjadi. Pada tahun 2012 lalu, mobil swakemudi Google diketahui terlibat kecelakaan hingga menyebabkan kerusakan di sisi kanan body mobil.

Baca Juga :   Kunjungi Gelaran IIMS 2024, Ganjar: Antusiasme Pasar Cukup Bagus

Meskipun tidak mengakibatkan kerusakan yang berarti dan tidak ada korban jiwa, namun isu keamanan masih menjadi hal yang begitu sangat penting yang akan terus disempurnakan oleh perusahaan teknologi tersebut. (red)

Foto : Armada swakemudi milik Uber jenis SUV Volvo yang telah dilengkapi kamera 3D, GPS, dan laser pengumpul data. | Photo by Uber

Lainnya Dari Telegraf


 

Copyright © 2024 Telegraf. KBI Media. All Rights Reserved. Telegraf may receive compensation for some links to products and services on this website. Offers may be subject to change without notice. 

Telenetwork

Kawat Berita Indonesia

close