Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Tujuh Lansia Meninggal Akibat Covid-19 Varian Kolombia
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

Tujuh Lansia Meninggal Akibat Covid-19 Varian Kolombia

Didik Fitrianto Sabtu, 7 Agustus 2021 | 19:22 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: Staf medis memindahkan pasien COVID-19 dari rumah sakit CHR Citadelle di Liege, Belgia, 21 Oktober 2020. AP Photo
Photo Credit: Staf medis memindahkan pasien COVID-19 dari rumah sakit CHR Citadelle di Liege, Belgia, 21 Oktober 2020. AP Photo
Bagikan

Telegraf – Perjuangan dunia dalam menghadapi pandemi Covid-19 tampaknya masih sangat panjang. Pasalnya, virus membahayakan yang ditemukan pertama kali di Kota Wuhan China tersebut terus bermutasi dengan karakteristik yang lebih menular dan mematikan.

Setelah varian Delta dan Delta Plus yang muncul di India dan dengan cepat menyebar ke seluruh dunia, kini ditemukan mutasi terbaru Covid-19 yang dinamai ‘varian Kolombia’ dengan kode B.1.621.

Varian Kolombia muncul pertama kali di Belgia dan telah menewaskan 7 orang lansia. Menurut sebuah laporan, ke-7 lansia itu telah divaksinasi Covid-19.

“Ketujuh lansia ini terinfeksi Covid-19 varian B.1.621 yang pertama kali teridentifikasi di Kolombia dan sejatinya sudah terdeteksi dalam beberapa pekan terakhir di Amerika Serikat, namun kasusnya jarang terjadi di Eropa,’ papar sebuah laporan, Sabtu (07/08/2021).

Dijelaskan ketujuh lansia yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19 varian Kolombia berusia 80 hingga 90-an.

Marc Van Ranst, seorang ahli virologi di University of Leuven mengatakan setelah terinfeksi varian baru tersebut, kondisi ketujuh lansia cepat sekali memburuk.

“(Kejadian) Ini sangat mengkhawatirkan,” kata Van Ranst.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Eropa mengidentifikasi B.1.621 sebagai bagian dari keturunan varian Kappa. Artinya, varian Kolombia ini bukan varian yang berdiri sendiri.

Soal apakah varian Kolombia lebih mudah menular, para ahli belum memiliki cukup bukti kuat.

“Sejauh ini, ilmuwan tidak tahu apakah B.1.621 lebih menular daripada varian sebelumnya, pun dibandingkan virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19,” ungkap Van Ranst.

Data menunjukkan kasus varian Kolombia menyumbang 1% kasus Covid-19 secara keseluruhan di Belgia. Beda dengan di Amerika Serikat yang dikatakan kasusnya sudah 2%, bahkan di Florida persentasenya lebih tinggi.

Sebenarnya, ada 21 kasus varian covid-19 Kolombia yang ditemukan di panti jompo di Zaventem, Belgia. 7 lansia yang meninggal termasuk di dalamnya. Sementara beberapa anggota staf yang juga terpapar hanya mengalami gejala ringan.


Photo Credit: Staf medis memindahkan pasien COVID-19 dari rumah sakit CHR Citadelle di Liege, Belgia, 21 Oktober 2020. AP Photo

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?