Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Tudingan UI Ajarkan Seks Bebas, Anggota PKS Ini Dipolisikan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Tudingan UI Ajarkan Seks Bebas, Anggota PKS Ini Dipolisikan

Fajri Setiawan Senin, 21 September 2020 | 21:13 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf. FILE/DOK/IST
Bagikan

Telegraf – Unggahan politikus Partai Keadilan Sejahtera Al Muzzammil Yusuf berakhir di meja kepolisian. Civitas Akademika Universitas Indonesia (UI) melaporkan unggahan dari Muzzammil di akun Instagramnya ke polisi.

“Alhamdullilah sudah berjalan, kita diterima oleh kepala Direktur Siber dengan tim. Kami bisa curhat kami atas nama Civitas Akademika UI dari dosen, alumni, dan mahasiswa,” kata dosen Ilmu Politik FISIP UI Reni Suwarso di Bareskrim, Senin (21/09/2020).

Ia percaya aduan mereka akan ditindaklanjuti karena UI adalah suatu lembaga yang punya aturan dan punya prosedur sistem yang harus ditindaklanjuti.

“Kami disini bisa langsung karena atas nama individu, kami disini banyak. Karena PSBB, jadi cuma 20 yang hadir. Yang penting berkas, semua bukti sudah disampaikan. Jadi tinggal ditindaklanjuti untuk dilihat siapa yang benar,” imbuhnya.

Ia berharap Muzzammil juga akan datang ke Bareskrim untuk menyerahkan bukti yang ia punya terkait tuduhan UI mengajarkan seks bebas.

“Mana buktinya? Kalau Pak Muzzammil berani, datang lah, kasih lah buktinya, jangan cuman main di media sosial, saya juga berharap kalau Pak Muzzammil mau, boleh ketemu dengan kami di sini kapan pun, di mana pun, ayo kita ketemu, adu bukti saya gak mau adu perang mulut debat kusir,” urainya.

Tuduhan itu dianggap telah menyakiti mereka semua sebagai dosen, sebagai mahasiswa, dan alumni. Martabat harga diri mereka sebagai seorang dosen yang mengajar terkoyak, dirampok.

“Kami ini gak punya harga diri lagi ketemu orang tua mahasiswa, ketika dituduh mengajarkan seks bebas. Jadi Pak Muzzammil di mana anda berada. Antum ketemu ane nih, bawa buktinya kalau ane dituduh ngajarin seks bebas. Malu tuh saya kan cuman perempuan, dosen biasa, beliau kan petinggi partai anggota dewan yang terhormat. Ayo ketemu yang jantan, jangan jadi pengecut,” tegasnya..

Sebelumnya dalam video Al Muzzammil di akun instagramnya @almuzzammil.yusuf, anggota Komisi Pemerintah Dewan Perwakilan Rakyat (tersebut menyesalkan adanya materi ajar dari Universitas Indonesia untuk mahasiswa baru. Ia menilai, materi tersebut membawa budaya barat berupa seks bebas.


Photo Credit: Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf. FILE/DOK/IST

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?