Tanggapi Isu SARA Papua, Aliansi Cipayung Plus UNJ Gelar Aksi Solidaritas

"Kami mendesak pemerintah pusat untuk mengusut tuntas permasalahan ini sampai ke akar-akarnya. Rangkul seluruh pihak yang terkait untuk duduk bersama mencari solusi yang tidak merugikan satu pihak,"

Tanggapi Isu SARA Papua, Aliansi Cipayung Plus UNJ Gelar Aksi Solidaritas

Telegraf, Jakarta – Sejumlah organisasi yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) diantaranya GMNI, HMI dan KAMMI. Bersama melakukan aksi solidaritas dalam rangka menanggapi kasus penyergapan yang terjadi kepada mahasiswa atas isu rasisme di Surabaya beberapa waktu lalu.

Andi Aditya selaku ketua DPK GMNI UNJ dan Andreas yang merupakan kader DPK GMNI UNJ menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai sosial kontrol dan iron stock harus menjaga ketertiban di NKRI serta tidak mempropagandakan isu SARA, dikarenakan akan berdampak pada ketertiban dan elektabilitas yang terjaga selama ini. Jangan mudah terprovokasi dengan kabar-kabar yang tidak jelas dengan selalu membudayakan saring lalu sharing.

“Kami mendesak pemerintah pusat untuk mengusut tuntas permasalahan ini sampai ke akar-akarnya. Rangkul seluruh pihak yang terkait untuk duduk bersama mencari solusi yang tidak merugikan satu pihak,” kata Andi dalam aksinya, Jum’at, (23/08/19) di kampus Universitas Negeri Jakarta.

Dalam aksinya tersebut aliansi Cipayung Plus mengajak kepada khalayak masyarakat luas untuk mengedepankan nasionalisme yang mencintai manusia dan kemanusiaan, bukan nasionalisme yang menindas manusia dan menyampingkan kemanusiaan, mereka juga meyebutkan, bahwa rasisme dapat dihilangkan dengan dimulai dari diri sendiri dan internal terlebih dahulu. (Red)


Photo Credit : Sejumlah organisasi yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) lakukan aksi solidaritas untuk Papua. TELEGRAF

Bagikan Artikel



Komentar Anda