Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Survei: Tangani PEN dan Covid-19 Modal Erick Thohir Raih Kepercayaan Masyarakat
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Survei: Tangani PEN dan Covid-19 Modal Erick Thohir Raih Kepercayaan Masyarakat

A. Chandra S. Selasa, 4 Agustus 2020 | 15:13 WIB Waktu Baca 6 Menit
Bagikan
Photo Credit : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. GETTY IMAGES
Photo Credit : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. GETTY IMAGES
Bagikan

Berdasarkan survei yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 29 Juli kemarin. Disebutkan bahwa masyarakat memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap Erick Thohir selaku ketua pelaksana komite pemulihan ekonomi nasional dan Covid-19.

Komite tersebut dipercaya masyarakat sebesar 74% akan mampu mengatasi penyebaran inveksi Covid 19 dan memulihkan kondisi ekonomi nasional sebesar 75%. Bahkan 73% publik percaya Erick Thohir yang juga menteri BUMN akan mampu memimpin pelaksanaan tugas komite itu.

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Anggawira mengatakan, kepercayaan masyarakat yang tercermin dalam hasil survei SMRC kepada Erick Thohir dan komite penanganan Covid-19 adalah hal yang baik.

Menurutnya, untuk mengatasi problem yang ada sekarang mendapatkan kepercayaan dari masyarakat merupakan modal yang positif bagi Erick Thohir, namun kepercayaan tersebut harus dibuktikan dengan langkah-langkah dan program-program yang terukur.

“Kalau misalnya kepercayaan dari masyarakat sudah oke, harus dibuktikan dengan langkah-langkah yang terukur, harus ada quick wins – quick wins nya dan ini harus dikolaborasi, kepercayaan sosial politik dari masyarakat harus dibuktikan,” ujar Anggawira, Selasa (04/08/2020).

Anggawira menyebut situasi saat ini tidak mudah karena melihat angka inveksi positif corona masih meningkat, ia meminta komite bekerja kerja keras menyelesaikan Corona. Laju pertumbuhan ekonomi akan tertahan jika Covid 19 tidak segera tertangani.

“Faktualnya kondisi pemulihan ekonomi tidak bisa berjalan dengan baik kalau memang virus corona tidak bisa tahan lajunya,” ungkapnya.

Lanjut Anggawira, pemulihan ekonomi yang harus diperhatikan oleh komite salah satunya adalah memberikan likuiditas kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), mengenai pola strategi dan informasinya harus tersampaikan dengan baik.

“Menurut saya konsen utama adalah bagaimana memberikan likuiditas kepada para UMKM, nah polanya, strateginya seperti apa, ini harus secara detail terperinci karena jangan sampai informasinya bagus diatas, cuma di bawah deliverable teknisnya berbeda-beda,” katanya.

Sementar itu, Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas mengatakan, kepercayaan masyarakat kepada Erick Thohir jadi modal sosial politik dalam menjalankan tugasnya sebagai ketua Komite PEN dan penanganan Covid-19.

Hal tersebut berdasarkan data survei SMRC yang dilaksanakan pada 22-24 Juli 2020 terhadap 2.211 responden.

“Modal sosial politik yang kuat bukan hanya bagi Erik tapi juga tim kebijakannya bahwa publik mendukung, publik menyambut adanya tim itu dan publik percaya pada kemampuan tim itu, akan memberikan hasil-hasil yang positif untuk menangani Covid 19 dan memulihkan kondisi ekonomi nasional,” tutur Abbas, Selasa (04/08/2020).

Survei SMRC menemukan baru 28% masyarakat yang mengetahui atau pernah mendengar bahwa Presiden Joko Widodo telah membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan PEN dan pelaksanaan tugas komite tersebut dipimpin Menteri BUMN Erick Thohir. Namun, di antara 28% responden yang tahu, sebanyak 73% percaya Erick Thohir akan berhasil memimpin pelaksanaan tugas komite tersebut.

Baca Juga :  Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak

“Ya kan baru diumumkan beberapa hari, jadi wajar lah 28% udah bagus itu, iya donk baru berapa hari diumumkan oleh Erlangga kan, 28% yang tahu itu udah bagus sekali,” terangnya.

Abbas menerangkan hasil itu menunjukkan bahwa harapan dan optimisme masyarakat tinggi terhadap kinerja Erick Thohir dan tim akan berhasil membantu pemulihan ekonomi dan mengatasai Covid 19. Meskpun Erick merupakan orang baru dalam birokrasi pemerintahan, sebab selama ini Erick dikenal sebagai seorang yang profesional di bidangnya.

“Seumur hidupnya dia (Erick) profesionalkan, sektor pemerintahan itu hutan beda lagi yang dia tekuni, birokrasi beda lagi, sistem administrasi beda, kultur beda, sistem organisasinya beda juga, bahwa dia sudah bisa melakukan inovasi-inovasi kebijakan di BUMN saya kira itu juga patut diapresisasi untuk orang baru ya,” katanya.

Menurut Abbas, beban berat yang diemban Erick Thohir dalam Tim penanganan Covid 19 dan pemulihan ekonomi harus betul-betul memberikan hasil nyata dan harus ditunjukan ke publik. dibutuhkan langkah-langkah dan informasi terkini kepada masyarakat misalnya terkait perbaikan dalam penanganan Covid 19, perbaikan sistem layanan masyarakat, tracing dan tracking pasien serta penemuan dan hasil uji coba vaksin.

“Saya kira yang dibutuhkan adalah langkah-langkah konkretnya mulai di informasikan ke masyarakat dan kasih update apa capain-capain, tahapan-tahapan dari program pemulihan ekonomi itu, ya harus ditunjukan juga ke publik supaya masyarakat memahami,” beber Abbas.

Sebagai mana diketahui, Presiden Joko Widodo telah membentuk komite tentang Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19, melalui Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2020.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ditunjuk sebagai ketua pelaksana yang bertugas mengkoordinasikan Ketua Satgas Perekomonian yang dijabat Budi Gunawan yang juga wakil Menteri BUMN dan Ketua Satgas Covid-19 yang dipegang Doni Monardo yang juga sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.


Photo Credit : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. GETTY IMAGES

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Magang Nasional
Nasional

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?