StuNed Konsisten Berikan Beasiswa Untuk Membangun Keunggulan Manusia Indonesia

“StuNed adalah hasil nyata dari hubungan yang sangat erat antara Belanda dan Indonesia. Sejak diluncurkan pada tahun 2000 StuNed telah berperan aktif dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia saat ini di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang memprioritaskan pada pembangunan sumber daya manusia. StuNed adalah jembatan kedua negara,"

StuNed Konsisten Berikan Beasiswa Untuk Membangun Keunggulan Manusia Indonesia

Telegraf, Jakarta – StuNed satu satunya beasiswa bilateral dari pemerintah Belanda yang terus konsisten berperan serta dalam membangun keunggulan manusia Indonesia di berbagai bidang diantaranya kepastian dan penegakan hukum, ketahanan pangan, pengelolaan air, iklim investasi, dan kesehatan masyarakat.

“StuNed adalah hasil nyata dari hubungan yang sangat erat antara Belanda dan Indonesia. Sejak diluncurkan pada tahun 2000 StuNed telah berperan aktif dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia saat ini di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang memprioritaskan pada pembangunan sumber daya manusia. StuNed adalah jembatan kedua negara,” hal tersebut disampaikan oleh Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns pada acara peringatan 20 tahun Beasiswa StuNed Di Kedutaan Belanda Jln .H.R Rasuna Said, Jakarta.

Higga saat ini memasuki 20 tahun beasiawa StuNed Sudah terdapat 4.619 alumninya yang bergiat di berbagai bidang dan tersebar di berbagai daerah, program beasiswa StuNed (studeren in Nederland = studi di Belanda) adalah hasil nyata yang tidak hanya mengutamakan jumlah alumni namun juga dampak yang dihasilkan dari program ini.

Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl, mengatakan para alumni StuNed tersebut membuktikannya dengan berbagai kiprah, posisi strategis dan juga karya-karya nyata yang telah dihasilkan bagi Indonesia dan juga untuk lebih eratnya kerjasama bilateral Belanda dan Indonesia.

Hadir dalam agenda tersebut tokoh pendidikan seperti Wardiman Djojonegoro dan sekitar 300 alumni StuNed dari berbagai angkatan.

Nuffic Neso Indonesia sebagai organisasi pengelola beasiswa StuNed berkomitmen untuk lebih menjajaki peluang-peluang kerjasama dengan berbagai organisasi pemerintah, pendidikan tinggi, pihak swasta dan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia untuk mengembangkan StuNed menjadi progam yang lebih relevan dengan berbagai tantangan lokal maupun global. (Red)


Photo Credit : Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl, berbaju orange   memegang mic. FILE/DOK/IST. PHOTO



Komentar Anda