Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Presiden Turki Erdogan Kecam Aksi Pengemboman Ganda di Istanbul
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

Presiden Turki Erdogan Kecam Aksi Pengemboman Ganda di Istanbul

Telegrafi Minggu, 11 Desember 2016 | 15:25 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Istanbul – Presiden Turki Tayyip Erdogan mengutuk keras terjadinya pengeboman ganda di Istabul, Turki, Sabtu (10/12) malam, waktu setempat. Kedua serangan bom itu terjadi nyaris berbarengan usai pertandingan sepakbola antara Besiktas dan Bursaspor di Vodafone Arena.

Erdogan menyebut peristiwa itu sebagai serangan teroris. Dia menegaskan bahwa kedua pengeboman itu bertujuan menimbulkan banyak korban.

“Serangan itu ditujukan guna menimbulkan banyak korban jiwa,” kata Erdogan, seperti dilansir Reuters.

Dia pun menyerukan agar warga Turki tidak takut.

“Yakinlah, Tuhan akan menolong. Kita sebagai sebuah bangsa dan negara, harus bisa mengatasi teror, organisasi teroris dan kekuatan di belakang mereka,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan ledakan pertama terjadi di luar Stadium Vodafone Arena dan ledakan lainnya, yang diduga kuat merupakan bom bunuh diri, berlokasi di Macka park.

Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas kedua serangan tersebut. Sebelumnya, baik ISIS, gerilyawan Kurdi, maupun militan kiri, pernah melakukan serangan bom di Istanbul.

Turki dan Koalisi NATO yang dipimpin tentara Amerika Serikat, terus melakukan perlawanan terhadap ISIS di Suriah. Di sisi lain, Turki juga terus memerangi militan Kurdi di kawasan tenggara negaranya.

Setidaknya 15 orang terbunuh dalam insiden itu, dan 69 orang lainnya luka-luka. Jumlah tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Turki.

Sebelumnya, Soylu mengatakan serangan bom ditujukan pada bus polisi anti huru-hara, yang memakan banyak korban.

Salah seorang saksi, Omer Yilmaz, menyebut kondisi usai ledakan seperti di neraka.

“Seperti di neraka. Api membumbung tinggi dan suasana hiruk-pikuk,” ujar Yilmaz, yang tengah menikmati teh di kafe dekat masjid saat ledakan terjadi. Yilmaz bekerja sebagai petugas kebersihan di masjid Dolmabahce yang berlokasi di seberang stadium.

“Orang-orang berlindung di bawah meja. Banyak wanita menangis ketakutan. Sungguh mengerikan,” paparnya.

Sumber Reuters menyebutkan banyak korban jatuh dari pihak polisi.

Vodafone Arena kini sudah diamankan polisi bersenjata. Mereka juga terus berusaha memadamkan api dari mobil yang terbakar menggunakan meriam air.

Turki menjadi lokasi berbagai serangan bom dalam beberapa waktu terakhir. Juni lalu, sekitar 45 orang terbunuh dan ratusan lainnya luka-luka akibat tiga militan ISIS melakukan penembakan dan serangan bom di Bandara Ataturk, Istanbul. (Red)

Photo credit : Reuters/Murad Sezer


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi
Waktu Baca 3 Menit
Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia
Waktu Baca 11 Menit
Photo Credit: Teknologi digital semakin memudahkan hidup kita. Namun, penggunaan internet, e-commerce, berbagai aplikasi, dan platform digital lainnya sering “meminta” data pribadi pengguna. Jika tidak berhati-hati, seseorang yang berniat tidak baik mencuri data digital. SHUTTERSTOCK
Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit
Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak
Waktu Baca 2 Menit

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit

Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Waktu Baca 2 Menit

Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba

Waktu Baca 2 Menit

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?