Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Peneliti ITB Raih Beasiswa Untuk Perdalam “Smart City” di Belanda
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Peneliti ITB Raih Beasiswa Untuk Perdalam “Smart City” di Belanda

Telegrafi Selasa, 6 September 2016 | 03:16 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

Jakarta, Telegraf – Sebanyak 17 dosen dan peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan mitra kerjanya mendapat beasiswa StuNed dari Pemerintah Belanda untuk mengikuti pelatihan Research and Development of Smart City. Mereka akan mematangkan konsep dan model Garuda smart city yang sudah dikembangkan ITB bekerjasama dengan perusahaan swasta dan beberapa pemerintah kota.

Penyerahan beasiswa Studeren in Nederland atau StuNed tersebut sudah dilakukan di Bandung, Rabu (31/8/2016) lalu, oleh Han Dommers, Direktur NESOs, kepada Suhono Supangkat, Direktur Smart City and Communication Innovation Center ITB.

“Beasiswa ini membantu peningkatan kapasitas ITB yang berada di balik layar pengembangan smart city di Indonesia,” ujar Bambang Riyanto, Wakil Rektor ITB.

Bambang mengatakan, model “smart city” tersebut membantu pemerintah kota mengelola berbagai sumber daya untuk membantu dan memudahkan kepentingan warganya di berbagai sektor. Selain dosen ITB, peserta pelatihan tersebut merupakan perwakilan Kota Bekasi, Pontianak, serta Kementerian PU, BPPT, lembaga non-profit ICLEI (International Council for Local Environmental Initiative), serta staf Telkom.

“Kami optimistis beasiswa ini akan menghasilkan dampak positif, terutama dengan dilibatkannya peran perguruan tinggi, pemerintah dan swasta untuk memperkokoh aktivitas openinnovation lab dan smart city living lab yang ada di ITB,” kata Suhono Supangkat, Direktur Smart City and Communication Innovation Center ITB.

Adapun penyelenggara pelatihan adalah The Hague Academy for Local Governance, bekerjasama dengan universitas TU Delft dan lembaga KING di Den Haag. Pelatihan tersebut berlangsung tiga minggu mulai 12 sampai 30 September 2016. Sepulang dari Belanda, para peserta akan menyebarluaskan ada diseminasi hasil pembelajaran dari peserta ke masyarakat Indonesia dalam bentuk workshop, seminar, jurnal, artikel maupun pelatihan.

Baca Juga :  Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Sementara itu, Han Dommers mengutarakan pihaknya menyambut baik ITB memilih Belanda untuk pelatihan smart city ini. Konsep tersebut sudah dikembangkan sejak 2009, yaitu untuk mendukung sistem pembangunan berkelanjutan di Amsterdam. “

“Ini kedua kalinya ITB mendapat beasiswa tailor-made trainingdari StuNed,” ujar Han.

Penyerahan beasiswa Studeren in Nederland atau StuNed tersebut sudah dilakukan di Bandung, Rabu (31/8/2016) lalu, oleh Han Dommers, Direktur NESOs, kepada Suhono Supangkat, Direktur Smart City and Communication Innovation Center ITB.
Penyerahan beasiswa Studeren in Nederland atau StuNed tersebut sudah dilakukan di Bandung, Rabu (31/8/2016) lalu, oleh Han Dommers, Direktur NESOs, kepada Suhono Supangkat, Direktur Smart City and Communication Innovation Center ITB.
Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?