Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Optimis, Megawati Sebut Ekonomi RI Akan Segera Pulih
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Optimis, Megawati Sebut Ekonomi RI Akan Segera Pulih

Didik Fitrianto Minggu, 29 Agustus 2021 | 14:13 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. FILE/Dok/PDIP
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. FILE/Dok/PDIP
Bagikan

Telegraf – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri optimis ekonomi Indonesia akan segera pulih asalkan masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Terkait hal ini, Megawati bersyukur dengan adanya surat vaksinasi yang menurutnya akan berperan sangat efektif.

“Lalu bagaimana kondisi ekonominya? Saya sangat yakin. Tapi yang tolong dianjurkan terus adalah masyarakat ya harus tetap prokes. Untung sudah ada surat vaksinasi. Nah, itu saya kira sebuah bagian yang saya bilang sangat-sangat efektif,” katanya (28/8/2021).

Pandangan positifnya disampaikan Megawati pada saat melakukan pertemuan dengan para ketua partai politik koalisi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada Rabu (25/08/2021).

“Di sisi ekonomi, kalau menurut saya, kalau ini segera rakyat mengetahui bahwa vaksinasi ini bisa sangat berperan. Tapi tetap dengan prokes, kan begitu nih yang mesti diomongkan. Maka yang namanya kehidupan ekonomi, meskipun belum berjalan secara penuh, dapat dilakukan. Saya yakin,” terangnya.

Di awal pidatonya, Megawati mengatakan dirinya dan Jokowi pernah berbincang masalah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan upaya vaksinasi untuk mengatasinya. Dalam perbincangan tersebut, Mega menyemangati Jokowi agar tegar menghadapi situasi pandemi.

“Barusan telah disampaikan oleh Bapak (Presiden Jokowi) situasional kondisi yang namanya berjalan dari negara kita tercinta. Republik Indonesia. Apa yang Bapak Presiden tadi katakan, kalau Bapak belum lupa, kita pernah berbincang mengenai pandemi dan vaksinasi,” ungkapnya.

Megawati mengatakan dirinya meminta Jokowi tegar karena masalah Covid-19 terjadi tak hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia.

“Waktu bertemu, saya bilang, ‘Bapak yang tegar’. Saya bilang, ‘Ini tidak hanya kita saja, seluruh dunia’. Kita belum tahu kecepatan antara vaksinasi dan artinya sebagai bagian dari pengobatan dan meruntuhkan virus ini berapa lama,” paparnya.

Menurutnya, untuk memulihkan negara dari situasi pandemi, pemerintah memang berkejaran dengan mutasi Covid-19 yang memunculkan varian-varian baru. Ditekankan, hal terpenting untuk mengatasi penularan Covid-19 adalah sikap disiplin masyarakat dan sosialisasi vaksin bukan berfungsi sebagai obat, melainkan untuk meningkatkan imunitas.

“Memang disebutkan ini saling berkejaran, makanya menjadi ada banyak varian. Kita sudah sampai pada sebuah varian Delta. Tapi yang paling penting sebenarnya, inti dari persoalan itu adalah satu, kedisiplinan dari masyarakat dan pengetahuan singkat dari masyarakat bahwa sebetulnya vaksin itu bukan obat, tapi membuat imunitas kita menjadi tinggi,” imbuhnya.

Mega menegaskan sosialisasi mengenai vaksin penting lantaran dirinya masih mendengar orang mempertanyakan mengapa pasien covid-19 terpapar padahal sudah divaksinasi. Mega menyebut jawaban untuk pertanyaan itu adalah karena masyarakat tak berhati-hati usai divaksinasi.

“Mengapa ada yang sudah divaksin bertanya, kok kena lagi. Karena ya sudah lupa kehati-hatian. Yang sangat populer sekarang adalah prokes. Itu sangat benar, Bapak. Kita sudah benar,” bebernya.

“Makanya saya bilang tadi jalur kita sudah betul. Apa yang membuat kita bisa seperti tadi yang Bapak katakan, karena ini menurut saya kita punya Pancasila. Pancasila ini kalau di lapangan gotong royong, alhamdulillah,” pungkas Megawati.


Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. FILE/Dok/PDIP

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?