Optimalisasi Bisnis, Jasa Raharja Lakukan Tranformasi Teknologi

Optimalisasi Bisnis, Jasa Raharja Lakukan Tranformasi Teknologi

"Tranformasi digital ini bertujuan mengoptimalisasi bisnis proses, interaksi dengan ekosistem serta mencipyakan bisnisodel atau platform yang meliputi beberapa komponen antaralain Leadership Tranformasion, Omni-Transformation, Information Tranformation, Operating Model Tranformation dan Workshource Tranformation"

Optimalisasi Bisnis, Jasa Raharja Lakukan Tranformasi Teknologi


Telegraf, Jakarta – Masuknya Industri 4.0 PT Jasa Raharja (Persero) terus berinovasi dalam mengoptimalkan bisnisnya, melalui JRku (Jasa Raharjaku). Sebuah aplikasi yang memudahkan para pemegang polis untuk klaim.

Melalui JRku masyarakat dapat mengajukan santunan melalui online, pbayaran IWKBU (khusus pemilik otobus), cekasa berlaku kendaraan (SWDKLLJ), informasi Laka lantas, save my trip, bayar tagohan, dan transfer saldo.

“Tranformasi digital ini bertujuan mengoptimalisasi bisnis proses, interaksi dengan ekosistem serta mencipyakan bisnisodel atau platform yang meliputi beberapa komponen antaralain Leadership Tranformasion, Omni-Transformation, Information Tranformation, Operating Model Tranformation dan Workshource Tranformation,” hal itu di ungkapkan Wahyu Wibowo Direktur Managemen Resiko dan Teknologi PT Jasa Raharja, di Jakarta.

Wahyu mengungkapkan proses transformasi telah dilakukan seperti digitalisasi layanan, inovasi cashless payment, digitalisasi pendapatan serta asset commercialization. Bukan hanya itu saja tranformasi teknologi aplikasi juga harus dibarengi dengan peningkatan sumber daya manusia agar tranformasi teraebut dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Awalnya JRku ini hanya untuk ngecek apakah kendaraannya sudah membayar iuran wajib apakah belum. Dan kedepan akan dikembangkan untuk pengurusan samsat, dan memgetahui jalur jalur kendaraan yang aman. Serta pembelian tiket serta makanan, karena kita bekerjasama dengan BUMN yang lain,” tutur Wahyu, Rabu (13/11).

Lanjut Wahyu mengatakan untuk pengurusan santunan Jasa Rahaja sudah bisa memberikan dalam waktu 1 hari 18 jam, “ini sudah dikatakan cukup baik, dari penelitian kita dari masing masing korban laka sudah bagus, hanya ingin di tingkatkan lagi,” beber Wahyu.

Baca Juga :   Perkuat Literasi Digital, Kominfo Ajak Bijak Gunakan Medsos di Era Digital

Wahyu menambahkan kedepan Jasa Raharja akan memberikan rasa aman kepada masyarakat jika terjadi kecelakaan. Ia menyebutkan hingga saat ini Oktober 2019, Jasa Raharja telah memberikan santunan sebanyak 1,965 milyar dengan jumlah santunan 93 ribu penerima, dan maksimal santunan sebesar Rp50.000.000. (Red)


Photo Credit : Wahyu Wibowo Direktur Managemen Resiko dan Teknologi, PT. Jasa Raharja, (tengah) di damping Wahyu Muryadi (ki) Komisaris Independen dan Om Mobi youtuber (ka) dalam konfrensi pers di Jakarta, Rabu (13/11). TELEGRAF

Atti K.

close