Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Muntahkan Debu Vulkanik Hingga 2000 Meter, Sinabung Kembali Meletus
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Muntahkan Debu Vulkanik Hingga 2000 Meter, Sinabung Kembali Meletus

Hanna Iffah Sabtu, 8 Agustus 2020 | 14:46 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: Seorang warga desa berlari saat Gunung Sinabung meletus di desa Sigarang-Garang di kabupaten Karo, provinsi Sumatera Utara. REUTERS
Photo Credit: Seorang warga desa berlari saat Gunung Sinabung meletus di desa Sigarang-Garang di kabupaten Karo, provinsi Sumatera Utara. REUTERS
Bagikan

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara kembali erupsi, Sabtu (08/08/2020) sekitar pukul 01.58 WIB. Gunung Sinabung saat ini berada pada status Level III atau Siaga.

Kolom abu diamati sekitar dua ribu meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah timur.

Tidak ada laporan korban jiwa akibat letusan tersebut. Namun, letusan gunung berapi ini kembali mengundang kehebohan masyarakat dan wisatawan di Tanah Karo.

Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Armen membenarkan kabar tersebut. “Erupsi Gunung Sinabung pada dini hari tadi dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.000 m di atas puncak,” katanya dalam laporan dari Pos Pemantau Sinabung.

Untuk itu pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berdekatan dengan gunung Sinabung.

“Masyarakat maupun wisatawan diharapkan tidak beraktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi. Terutama radius 3 km dari puncak Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara,” imbaunya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanaj Karo, Natanail Peranginangin mengatakan, eruspi Sinabung mengeluarkan debu vulkanik.

“Ketinggian kolom debu vulkanik akibat letusan Gunung Sinabung mencapai 2.000 meter dari atas puncak Gunung Sinabung,” katanya.

Natanail mengatakan, petugas BPBD bersama dengan TNI dan Polri sudah berada di lapangan dalam melakukan pengamanan dan penyekatan jalan menuju Gunung Sinabung.

Baca Juga :  Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak

“Kita mengimbau masyarakat jangan memasuki kawasan Gunung Sinabung. Kita mengantisipasi erupsi susulan supaya tidak ada korban jiwa,” imbuhnya.

Menurutnya, erupsi gunung merapi itu merusak lahan pertanian milik masyarakat di sana. “Untuk luas lahan yang mengalami kerusakan masih didata,” sebutnya.


Photo Credit: Seorang warga desa berlari saat Gunung Sinabung meletus di desa Sigarang-Garang di kabupaten Karo, provinsi Sumatera Utara. REUTERS

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Magang Nasional
Nasional

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?