Meraih Mimpi Bersama Sunslik Melalui “Meraih Mimpimu”

"Sunsilk percaya akan kekuatan dalam diri perempuan untuk jadi #TakTerhentikan. Sayangnya, masih ada tantangan yang dihadapi perempuan muda Indonesia untuk meraih mimpinya baik dari dalam dirinya maupun lingkungan sekitarnya"

Meraih Mimpi Bersama Sunslik Melalui “Meraih Mimpimu”

Telegraf, Jakarta – Meraih mimpi itu tidak melulu mudah, apa lagi di era millenial dan teknologi, tanpa kerja keras mimpi tersebut akan memuai tak berkesudahan. Tantanganpun muncul dari berbagai segi seperti dari lingkungan bahkan dari diri sendiri.

“Sunsilk percaya akan kekuatan dalam diri perempuan untuk jadi #TakTerhentikan. Sayangnya, masih ada tantangan yang dihadapi perempuan muda Indonesia untuk meraih mimpinya baik dari dalam dirinya maupun lingkungan sekitarnya,” ungkap Ira Noviarti, Beauty and Personal Care Director, PT Unilever Indonesia Tbk.

Ira mengungkapkan melalui program Kilaukan Mimpimu Unilever melalui Sunslik membuka kesempatan bagi perempuan untuk mengeksplore diri mengali potensi diri dengan inspire, encourage, dan juga equip.

Dr. Devie Rachmawati, M. Hum., CPR Pakar Ilmu Sosial, Budaya dan Komunikasi, mejelaskan, perempuan yang terberdaya dalam hal ini untuk dirinya keluarva maupun lingkungannya dapat meberikan kontribusi hidupnya menjadi lebih baik.

“Menghadirkan pendekatan baru untuk membekali perempuan muda Indonesia menjadi agen Hal ini pun telah disebutkan sebagai salah satu tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs) tentang pentingnya investasi kepada perempuan muda,” kata Devie.

Ditemui di tempat yang sama Raisa Andriana dan Isyana Sarasvati, yang sekaligus sebagai Brand Ambassador Sunsilk, mengatakan program yang bagus. raisa menceritakan bahwa ia mempunyai kelemahan dan lelebihan,tetapi ia lebih mendedikasikan waktunya untuk kekuatan kekuatannya sehingga kekuatan itu akan menonjol dengan dengan berjalannya waktu.

Raisa mencontohkan “dulu itu perempuan mempunyai perinsip susah banget. Pada saat itu aku merasakan perinsipnya pernah di cibir banyak orang tetapi dengan fokus dan berusaha akhirnya bisa menunjukan,” ungkap Raisa.

Lain halnya yang dikatakan Isyana yang tidak pernah berfikir akan terjun di dunia komersil. “Dulu itu aku gk pernah mau untuk bernyanyi di depan sendiri bahkan diiringi. Aku itu tipikel orang yang pemalu/introvert dan perlu dirayu untuk mengekspreaikan diri secara ferbal.” ungkapnya.

Sehingga suport dari orang sekitar adalah kekuatan tersendiri untuk meraih dan mengali kekuatan diri.

Sementara itu Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia, mengatakan untuk mendukung Girl Rising dalam memberikan pembekalannya mengunakan modul para fasilitator dengan menghadirkan pendekatan baru untuk membekali perempuan muda Indonesia menjadi agen.

“Bersama dengan Girl Rising, kami secara khusus merancang materi guna untuk mendukung para fasilitator utuk memberikan pembekalan bagi para perempuan untuk mengidentifikasi, mengeksplorasi, dan kemudian mengejar passion mereka. Di dalam program pembekalan ini terdapat tiga modul yang akan diberikan yaitu mempelajari kekuatan mimpi, memetakan langkah dalam menggapai mimpi, dan membangun support system yang positif, ” beber Mirah (Red)


Credit photo : Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc, (ka) Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia, Ira Noviarti, Beauty and Personal Care Director, PT Unilever Indonesia Tbk diapit Raisa Andriana dan Isyana Sarasvati, sebagai Brand Ambassador Sunsilk, dalam konfrensi pers, di Jakarta  Senin (7/10)/TELEGRAF


Bagikan Artikel



Komentar Anda