Lewat Koperasi dan Komunitas UMKM Permudah Masuki Rantai Pasar Global

Lewat Koperasi dan Komunitas UMKM Permudah Masuki Rantai Pasar Global

"Kita pelan pelan akan melahirkn one vilage one produk, vilagenya bukan satu desa bisa saja beberapa desa, branding juga penting tetapi jangan banyak brand ya nanti gak dapat brand veluenya"

Lewat Koperasi dan Komunitas UMKM Permudah Masuki Rantai Pasar Global


Telegraf, Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan sudah waktunya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masuk ke sektor ekonomi unggulan.

Ia juga mengatakan selain ke sektor ekonomi unggulan juga membagun keunggulan daerah masing masing dengan berbasis komunitas.

“Kita pelan pelan akan melahirkn one vilage one produk, vilagenya bukan satu desa bisa saja beberapa desa, branding juga penting tetapi jangan banyak brand ya nanti gak dapat brand veluenya,” ungkap Teten usai menghadiri penandatanganan kerjasama PT Sarinah (Sarinah) dan Provinsi Riau, di Jakarta, Kamis (18/12).

Lanjut Teten Pentingnya keunggulan daerah karena ke depan, model pengembangan UMKM adalah berbasis klaster. Untuk itu, Teten meminta pelaku UMKM yang kecil-kecil dan individu bergabung dalam satu wadah khususnya koperasi. Ini akan memudahkan UMKM masuk ke rantai pasar global. Selama ini UMKM sulit masuk supply chain karena rentang produknya yang terlalu lebar.

Direktur Utama Sarinah GNP. Sugiarta Yasa mengatakan Sarinah ingin mewujudkan the window of Indonesia dengan mengandeng seluruh para pelalu UMKM untuk memamerkan produk unggulan daerahnya masing masing seperti Riau.

“Artinya kami ingin menyajikan kepada para pengunjung kalau ingin tahu produk produk kreatif hasil anak bangsa Indonesia hadirlah ke Sarinah,” ungkapnya.

Lanjut Sugiarta Sarinah terus mengembangkan peluang peluang tidak hanya pasar dalam negeri tetapi juga ke Luar Negeri. : kami mengundang seluruh pelaku UMKM seluruh tanah air dapat memasarkan produknya, selain akan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri kita juga bisa memasarkn produk unggulan kita di mancanegara,” tutupnya.
Ditemui di tempat yang sama.

Baca Juga :   Milad Ke 7 Jamsyar terus Secure, Survive, Sustain dan Catat Aset 1,9 Triliun

Direktur Bisnis Retail Lies Permana Lestari mengatakan produk yang kami akan ekspor sebanyak 400 produk lebih dari art and craft dari Provinsi Riau ada juga dari Sumatra barat, tenun Maumere, Palembag, JawaBarat, Makasar dn masih banyak lagi.

“Kita sebagai agregator lami akan mengumpulkan yang sebelimnya melalui kurasi dan kami antarkan ke pasar China, tapi ini tidak terlepas dari UMKMnya yang kami bina disini,” Kata Lies. (Red)


Photo Credit : Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki didampingi Direktur Utama Sarinah GNP. Sugiarta Yasa dan Direktur Bisnis Retail Lies Permana Lestari (ka-ki) saat meninjau produk produk yang berada di Sarinah, Kamis (18/12). TELEGRAF/Kawat Berita Indonesia

Atti K.

close