Kopi Sehat Untuk Masyarakat Indonesia dari Luminor Hotel dan Gerakan Kopi Persahabatan

Kopi Sehat Untuk Masyarakat Indonesia dari Luminor Hotel dan Gerakan Kopi Persahabatan

"Berbagi kopi ini sudah di mulai dari tanggal 19 dan hari ini adalah puncaknya, target kami 1000 cup tanpa pemanis,"

Kopi Sehat Untuk Masyarakat Indonesia dari Luminor Hotel dan Gerakan Kopi Persahabatan


Telegraf, Jakarta – Indonesia merupakan negara produsen kopi terbesar sekaligus eksportir kopi keempat dunia, menurut Internasional Coffe Organization, dalam memperingati hari kopi sedunia yang jatuh tangal 1 Oktober Luminor Hotel bekerjasama dengan Gerakan Kopi Persahabatan membagikan 1000 Cup kopi seduh nusantara.

Gerakan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat meminum kopi sehat, yatu kopi yang disajikan dan dibagikan tanpa pemanis, susu dan creamer, “saya megajak orang minum kopi sehat, kopi sehat itu apa, kopi dari biji kopi terus dinikmati tanpa pemanis, tanpa susu dan tanpa creamer,” ungkap Lukas Christian penggagas gerakan kopi persahabatan disela sela kongkow bareng dengan tema “kopimu, kopiku, kopi kita, kopi Indonesia” di Jakarta.

General Manager Luminor Hotel Anang Ardiansyah mengatakan selain memperingati hari kopi sedunia Luminor memberikan suatu edukasi bagaimana cara membuat kopi, dari kopi dingin, kopi panas dan berbagai rasa tanpa pemanis, dan juga memperkenalkan berbagaimacam kopi yang ada di Indonesia.

“Berbagi kopi ini sudah di mulai dari tanggal 19 dan hari ini adalah puncaknya, target kami 1000 cup tanpa pemanis,” katanya usai agenda berlangsung.

Anang megatakan dari banyaknya jenis kopi yang ada di Indonesia kopi toraja dan kopi gayo adalah kopi favorit yang di gemari para custemernya.

“Kitakan disini menyediakan kopi dari seluruh negara jadi banyak macamnya dari luar ada negeri juga ada, kita menyediakan semua jenis kopi, tetapi disini lebih diminati kopi toraja dan gayo, selain kopi kopi impor,” tutur Anang.

Anang berharap kegiatan ini akan bis menjadi contoh komunitas komunitas lain supaya menghargai para petani kopi Indonesia yang sudah menyajikan kopi kopi berkualitas.

Turut hadir dalam agenda tersebut Aditya Apriansyah salah satu peracik cold brew, dari Cold Brew Tretments, Ego Prayoga pembuat Dokumenter Film Kopi Cisadon yang mengangkat para petani kopi yang jauh kdari kata Sejahtera, Aditya Bayu seorang profesional barista dan Regi Suryo Laksono pengemar kopi yang akhirnya ia tuangkan menjadi sebuah tulisan dalam blognya (coffe Bloger).(Red)

Credit Photo :  Biji Kopi Sipirok dari Tapanuli Selatan, Sumatra Utara/telegraf

Atti K.

close