Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Kerjasama Indonesia-Jepang: Business Matching di Jakarta, Langkah Nyata Tingkatkan Sertifikasi Kompetensi PMI
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Kerjasama Indonesia-Jepang: Business Matching di Jakarta, Langkah Nyata Tingkatkan Sertifikasi Kompetensi PMI

Atti K. Sabtu, 10 Agustus 2024 | 18:16 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Foto : Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), bersama Komisioner BNSP Adi Mahfudz, dan perwakilan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang menerima kunjungan dari TOYO Work Group Company, Ltd. (9/8/24).(Doc.Ist)
Foto : Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), bersama Komisioner BNSP Adi Mahfudz, dan perwakilan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang menerima kunjungan dari TOYO Work Group Company, Ltd. (9/8/24).(Doc.Ist)
Bagikan

TELEGRAF – Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Syamsi Hari didampingi Anggota Komisioner BNSP Adi Mahfud bersama perwakilan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerima kunjungan dari perusahaan Jepang, TOYO Work Group Company, Ltd (9/8/24).

Pertemuan ini merupakan lanjutan dari kunjungan kerja yang dilakukan oleh pihak Indonesia ke Jepang pada minggu sebelumnya, sebagai bentuk penguatan hubungan bilateral antara kedua negara dalam bidang ketenagakerjaan.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas mengenai persiapan ‘Business Matching‘ yang akan diadakan di Jakarta pada tanggal 6 September mendatang.

Acara ini rencananya akan melibatkan 50 perusahaan serta Gubernur dari Prefektur Miyagi, Jepang.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mempererat kerja sama di bidang ketenagakerjaan antara Indonesia dan Jepang.

Kerja sama ini tidak hanya sekedar formalitas, namun memiliki tujuan yang lebih besar, yakni saling pengakuan sertifikasi kompetensi kerja antara kedua negara.

Upaya ini diharapkan dapat mempermudah proses pengiriman pekerja migran indonesia ke Jepang, dengan jaminan kualitas kompetensi yang terstandarisasi.

Langkah ini penting untuk memastikan bahwa pekerja migran yang dikirim ke Jepang memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri di sana.

Kerjasama ini juga merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan Pemerintah Prefektur Miyagi, Jepang.

MoU tersebut fokus pada promosi pengiriman dan penerimaan pelatihan intern teknis, pekerja keterampilan khusus, dan teknisi ke Jepang.

Baca Juga :  Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak

Ini merupakan langkah maju yang sangat berarti bagi pekerja migran indonesia yang ingin bekerja di luar negeri, khususnya di Jepang.

Ketua BNSP, Syamsi Hari, menyampaikan rasa syukur atas kelanjutan kerjasama ini.

“Alhamdulillah, pertemuan ini berjalan lancar dan memberikan harapan baru bagi pekerja migran indonesia.

Kami berharap kegiatan ini dapat terus memberikan dampak positif dan nyata bagi pekerja migran kita,” ujarnya.

Dengan adanya upaya saling pengakuan sertifikasi kompetensi ini, diharapkan pekerja migran indonesia yang bekerja di Jepang nantinya benar-benar memiliki kualitas yang diakui secara internasional.

Ini bukan hanya tentang peningkatan kesempatan kerja, tetapi juga tentang membangun persahabatan sejati antar negara yang terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Semoga dengan adanya kerjasama ini, semakin banyak pekerja migran indonesia yang mendapatkan kesempatan untuk bekerja di Jepang dengan jaminan kompetensi yang mumpuni.

Ini adalah langkah nyata menuju peningkatan kualitas pekerja migran indonesia di kancah internasional.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Magang Nasional
Nasional

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?