Jubir Diganti, Ada Apa Dengan Satgas Covid-19?

"Sekali lagi saya tekankan, virus SARS-COV-2 (penyebab Covid-19) ini berbahaya. Cepat dan mudah menular,"

Jubir Diganti, Ada Apa Dengan Satgas Covid-19?

Bukan hanya Achmad Yurianto, dokter cantik Reisa Broto Asmoro juga tak tampak lagi dalam konferensi pers harian terkait perkembangan kasus virus corona di Indonesia.

Kini, hanya Wiku Adisasmito yang menjadi juru bicara dalam Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19.

“Saat sekarang, pemerintah Indonesia memprioritaskan 8 provinsi dalam penanganan Covid-19 karena berkontribusi sekitar 74 persen kasus yang ada di Indonesia,” kata Wiku saat konferensi pers menyampaikan perkembangan Covid-19 di Indonesia, Selasa (21/07/20).

Dokter Reisa sendiri biasanya selalu menyampaikan terkait informasi seputar corona, mendampingi Yuri, sapaan Achmad Yurianto. Info yang disampaikan seperti tips aman, maupun informasi kekeliruan terkait Covid-19 yang beredar di masyarakat.

Sementara Yurianto, menyampaikan perkembangan kasus corona di Indonesia, baik jumlah pasien positif, sembuh, meninggal dunia dan lainnya.

Keduanya kini digantikan Wiku Adisasmito. Pergantian ini terjadi setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) membubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan menggantinya dengan Satgas serta satuan pemulihan ekonomi.

“Sekali lagi saya tekankan, virus SARS-COV-2 (penyebab Covid-19) ini berbahaya. Cepat dan mudah menular,” kata dr Reisa dalam konferensi pers terakhirnya, yang disiarkan di kanal YouTube BNPB, Senin (20/07/20) lalu.


Photo Credit: Jubir Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro. FILE/Dok/Ist. Photo

Shan Santi