Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Infakkan Harta yang Kamu Cintai Agar Kamu Memperoleh Kabajikan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Infakkan Harta yang Kamu Cintai Agar Kamu Memperoleh Kabajikan

Atti K. Jumat, 5 Oktober 2018 | 10:30 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Imam Teguh Saptono Wakil Ketua Global Wakaf Indonesia
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Wakaf hingga saat ini banyak yang mengartikan sedekah jariah harta untuk kepentingan umat dan kebanyakan yang disedekahkan adalah tanah sengketa, tanah terbengkalai, rumah tidak terpakai dan lainnya.

Padahal dalam hadis diriwayatkan dalam surat Al Imron ayat 92 mengatakan “kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai, dan apapun yang kamu infakkan, tentang hal itu sugguh Alloh maha mengetahui,” ungkap Imam Teguh Saptono Wakil Ketua Global Wakaf Indonesia.

Imam mengatakan dalam ayat tersebut belum sampai sempurna dalam artian wakafadalah ibadah penyempurna sebelum ia mewakafkan harta terbaik yang di cintainya, buka harta yang terbengkali seperti tanah dan rumah yang tidak terpakai.

Imam mencontohkan kisah tetang Umar setelah mendapatkan sebidang tanah yang berisikan kebun kurma yang terbaik (kebun kurma yang ranum) dan kemudiam Umar bertanya kepad Rosul, Ya Rosulullah saya belum pernah mendapatkan harta sebaik ini, apa yang saya harus lakukan ya Rosul? Rosul menjawab “syaratnya adalah bila engkau suka, jadi benar benar engkau menyayangi.

“Karena buat seorang pengusaha yag terbaik itu buka labanya tetapi yg terbaik itu membagi enginenya memberikan mesinnya, bukan memberikan labanya,” tuturnya dalam ngobrol santai bersama Jurnalis Syariah di gedung BNI Syariah Jakarta.

Global wakap memperkenalkan wakaf produktif adalah harta yang di wakafkan merupakan harta terbaik dan yang disayangi, seperti wakaf saham perusahaan.

Global wakaf mempunyai program produktif seperti wakaf properti, wakaf saham atau wakaf ritel. Hasil dari pengelolaan program-program tersebut nantinya disalurkan ke penerimaan manfaat.(Red)


Credit photo : Imam Teguh Saptono Wakil Ketua Global Wakaf Indonesia/telegraf


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Dinilai Jadi Contoh Bagi Institusi Lain
Waktu Baca 4 Menit
Kasus Air Keras Andrie Yunus Dinilai Lebih Tepat Disidangkan di Pengadilan Militer
Waktu Baca 5 Menit
Framing Dinilai Jadi Skenario Ciptakan Ketidakstabilan Politik dan Geostrategis
Waktu Baca 4 Menit
Permata Sanny Peduli Gandeng YPJI Salurkan Paket Sembako untuk Jurnalis
Waktu Baca 2 Menit
JES Salurkan Bantuan Sembako dan Santunan untuk Warga Kurang Mampu di wilayah Klender Jakarta Timur
Waktu Baca 1 Menit

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Dari Aksi Sosial hingga Diskusi Pasar Modal

Waktu Baca 4 Menit

SOIna Siap Gelar Pekan Special Olympics Nasional 2026 di Kupang

Waktu Baca 3 Menit

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit

Meneguhkan Kembali Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai Way Of Life

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

PROPAMI
Ekonomika

PROPAMI Gelar Serial Ramadhan Talkshow 2026 Bahas Profesi Penasehat Investasi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

FSPPB Desak Presiden Terbitkan Perpu Migas untuk Perkuat Kedaulatan Energi

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

LPS Siapkan Pembayaran Klaim Nasabah BPR Koperindo Setelah Izin Dicabut OJK

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

PGN Genjot Infrastruktur Gas dan Proyek Hulu, Siapkan CAPEX USD 353 Juta pada 2026

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Kapasitas Terbatas, Industri Asuransi Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Potensi Bisnis Migas

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BCA Syariah Gandeng Masjid Istiqlal Perluas Literasi Keuangan Syariah

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

PGN Bentuk Satgas RAFI 2026, Amankan Pasokan Gas Selama Ramadhan dan Idul Fitri

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Lonjakan Aktivitas Migas Picu Tantangan Baru bagi Industri Asuransi Energi

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?