Hari Kedua Penyekatan Mudik, Terjadi Kepadatan di Tol Japek

"Dalam rangka ops kepolisian Ketupat Jaya 2021, Polri melakukan penyekatan dan memutar-balikkan kendaraan sebanyak 530 di GT. Cikarang Barat,"

Hari Kedua Penyekatan Mudik, Terjadi Kepadatan di Tol Japek

Telegraf – Memasuki hari kedua larangan mudik, Jumat (07/05), Tol Jakarta-Cikampek terpantau padat. Kepadatan terjadi sejak hari pertama mudik dilarang pada Kamis (06/05), akibat penyekatan kendaraan dalam rangka antisipasi pemudik.

Jasa Marga melaporkan pukul 01.12 WIB, kepadatan terjadi di Cikarang Barat Km 28 hingga Km 31 arah Cikampek. Namun, Cikampek – Dawuan – Cikarang – Cikunir – Cawang terpantau lancar.

Lalu pukul 02.01 WIB, Cikarang Barat Km 30 hingga Km 31+400 arah Cikampek juga padat. Selain penyekatan pemudik, kepadatan ini juga disebabkan penanganan kecelakaan truk di lajur kiri Km 31+400.

Hingga pukul 03.00 WIB, Cikarang Barat Km 30 hingga Km 31+400 arah Cikampek terpantau masih padat akibat penyekatan pemudik. Kecelakaan truk di lajur kiri Km 31+400 pun masih ditangani.

Sementara itu, Cikampek – Dawuan – Cikarang – Cikunir – Cawang terpantau lancar.

Penyekatan arah Cikampek dilakukan di KM 31 Cikarang Barat, mulai hari Kamis (05/06) pukul 00.00 WIB hingga Senin (17/5) pukul 24.00 WIB. Hanya kendaraan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 tahun 2021 yang dapat melanjutkan perjalanan.

Sementara itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk ikut mendukung larangan mudik pada dengan menutup Tol Layang MBZ di ruas Tol Cikampek. Jalan Layang MBZ ditutup dua arah sementara hingga 18 Mei 2021 pukul 23.59 WIB untuk mendukung pengendalian transportasi.

530 Kendaraan Diputar Balik di Gerbang Tol Cikarang Barat

Sebelumnya, TMC Polda Metro Jaya melaporkan kemarin hingga pukul 21.52 WIB, sebanyak 530 kendaraan diputar balik di Gerbang Tol Cikarang Barat. Saat itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo turun ke lapangan memantau langsung penyekatan.

“Dalam rangka ops kepolisian Ketupat Jaya 2021, Polri melakukan penyekatan dan memutar-balikkan kendaraan sebanyak 530 di GT. Cikarang Barat,” tulis keterangan di Twitter resmi TMC Polda Metro

Kebijakan larangan mudik 6-17 Mei diatur dalam Surat Edaran Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 13 Tahun 2021.

Bagi warga yang masih nekat mudik, mereka akan diberi sanksi diputar balik hingga dikenai sanksi lain yang berlaku. Salah satunya pidana atau denda bagi travel gelap yang bisa dikenakan Pasal 303 UU LLAJ.


Photo Credit: Kendaraan terjebak macet di Jalan Tol Cawang-Grogol, Jakarta. Berdasarkan data transaksi volume lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama akibat larangan mudik dari pemerintah. ANTARA/Galih Pradipta

 

Didik Fitrianto

close