Guru dan Siswa Diminta Manfaatkan Bantuan Kuota Secara Bijak

“Ini blessing, di samping ada kelemahan PJJ, tapi lingkungan belajar anak semakin kaya dengan konten teknologi, laman mudah diakses, pola interaksi lebih luwes saat menggunakan Whatsapp, Telegram, jadi ini budaya positif untuk adik-adik kita ke depan,”

Guru dan Siswa Diminta Manfaatkan Bantuan Kuota Secara Bijak


Telegraf – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) meminta peserta didik dan pendidik agar memanfaatkan bantuan kuota internet dari pemerintah secara bijaksana. Bantuan kuota diharapkan bisa mengoptimalkan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang saat ini dijalani oleh satuan pendidikan.

“Kuota kalau dipakai streaming setiap hari memang tidak akan cukup. Esensi pembagian kuota ini adalah membantu proses belajar dari rumah. Kuota ini bisa dimanfaatkan secara bijak dan dioptimalkan untuk skenario proses belajar mengajar agar tingkat keterpakaiannya lebih maksimal,” kata Plt Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemdikbud Muhammad Hasan Chabibie dalam diskusi virtual, Rabu (03/03/2021).

Hasan mengatakan bantuan kuota dari Kemdikbud juga diharapkan bisa mempercepat proses transformasi digital di sekolah. Menurutnya, pandemi mau tidak mau menjadikan pembelajaran digital atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai budaya baru di sekolah.

Situasi itu berdampak positif untuk sekolah karena mendapatkan banyak pembelajaran yang secara langsung memanfaatkan teknologi.

Menurutnya, sekalipun nantinya kembali kepada proses belajar tatap muka, namun pembelajaran daring selama pandemi telah memberi pengalaman berharga untuk siswa dan pendidik. PJJ bisa mendukung ekosistem digital yang sehat dalam konteks pembelajaran di sekolah.

“Ini blessing, di samping ada kelemahan PJJ, tapi lingkungan belajar anak semakin kaya dengan konten teknologi, laman mudah diakses, pola interaksi lebih luwes saat menggunakan Whatsapp, Telegram, jadi ini budaya positif untuk adik-adik kita ke depan,” terangnya.

Baca Juga :   PA GMNI Desak Revisi PP 57/2021 Soal Mata Pelajaran Pancasila

Hasan menambahkan Kemdikbud juga menerima laporan atau pengaduan terkait kendala dalam bantuan kuota internet. Penerima bantuan bisa melaporkan kepada Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemdikbud melalui media sosial atau hotline. Pihak operator yang bekerja sama dalam program bantuan kuota pendidikan juga telah siap untuk menerima pengaduan siswa atau pendidik.

“Jangan terkecoh dengan hoax mengenai bantuan kuota internet dari informasi yang beredar di WAG (Whatsapp Group), tapi selalu kunjungi laman resmi program kuota data internet Kemdikbud di https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/,” kata Hasan.


Photo Credit: Seorang siswa yang sedang belajar online di rumah. FILE/Telkomsel

 

Koes Anindya

close