Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Fahri Hamzah Memenangkan Pengadilan dan Berharap Agar PKS di Evaluasi
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Fahri Hamzah Memenangkan Pengadilan dan Berharap Agar PKS di Evaluasi

Telegrafi Kamis, 15 Desember 2016 | 10:41 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah berharap Majelis Syuro melakukan evaluasi terhadap Partai Keadilan Sejahtera. Hal ini terkait dengan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menyatakan Fahri tak bersalah dalam kasus pemecatan partai terhadap dirinya.

Fahri berencana mengirim surat kepada Majelis Syuro terkait putusan perkara bernomor 214/Pdt.G/2016/PN JKT.SEL. Putusan ini mengabulkan sebagian gugatan Fahri atas pemecatan dirinya.

“Agar mereka yang secara legitimate dipilih kader juga memikirkan dan mengevaluasi tentang perjalanan partai selama setahun ini, karena penuh sekali dengan tindakan tidak produktif yang tidak mencerminkan watak asli PKS,” kata Fahri saat jumpa media.

Fahri dipecat dari partai PKS lantaran membela Setya Novanto yang saat itu menjabat ketua DPR telibat dalam kasus ‘Papa Minta Saham’. Saat dipecat, Fahri merasa tidak besalah dan ingin menempuh jalur hukum.

Jalur hukum ia pilih agar bisa memberikan pelajaran pada pimpinan PKS. Menurut Fahri apa yang dilakukan oleh PKS mencoreng wajah partai.

“Jadi saya mau mengajukan surat kepada Majelis Syuro supaya ini ada evaluasi yang serius,” kata Fahri.

Fahri menjelaskan keputusan ini membuktikan bahwa ia tidak bersalah. Keputusan ini akan mengikat bila tidak ada banding dari pihak yang kalah.

Ia pun meminta kader PKS untuk mengikuti putusan tersebut. “Masalahnya sekarang sudah ada putusan pengadilan selayaknya diikuti. Tentu ada hukum di atas hukum kalau tidak mematuhi putusan pengadilan,” kata Fahri.

Fahri mengklaim mendapat ucapan selamat dari kader PKS atas kemenangan ini. Ia menganggap keputusan PN Jakarta Selatan sebagai hadiah bagi kader-kader PKS di seluruh Indonesia. Hampir setahun ia menyatakan menjadi kader PKS dalam situasi yang dilematis.

“Bayangkan, saya setahun jadi anggota fraksi enggak diajak rapat. Kayak tinggal serumah sama istri tapi gak diajak sarapan pagi dan tidak kumpul-kumpul,” ujar Fahri. (Red)

Photo credit : Aktual


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak
Waktu Baca 2 Menit
Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber
Waktu Baca 2 Menit
Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba
Waktu Baca 2 Menit
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru
Waktu Baca 4 Menit
Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit
Waktu Baca 2 Menit

‘Lihatlah Sedalam-Dalamnya’ Dalam Perjalanan Hidup R.B. Setiawanta

Waktu Baca 4 Menit

Andrie Yunus Pernah Dilaporkan, Praktisi Hukum: Tegakkan Prinsip Equality Before The Law

Waktu Baca 5 Menit

Bareng DPR, Komdigi Perkuat Kolaborasi Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?