Di “Sweet Charity” Artis dan Penyanyi Lakukan Penggalangan Dana Sosial

"Sweet Charity, tambah Martinus, di fokus untuk penggalangan dana membiayai fasilitas pendidikan dan pelatihan untuk anak panti asuhan."

Di “Sweet Charity” Artis dan Penyanyi Lakukan Penggalangan Dana Sosial

Telegraf, Jakarta – Guna memutus mata rantai kemiskinan dan mengentaskan anak-anak yatim piatu dan keluarga sederhana telah dilakukan Yayasan Prima Unggul (YPU). Yayasan ini menyelenggarakan pendidikan berbasis kewirausahaan sejak tahun 2011. Hingga saat ini, yayasan telah mendidik 300 anak lebih dari berbagai daerah di Indonesia.

Sistem pendidikan yang diadopsi home schooling yang sesuai standar kurikulum nasional dan menekankan pada kewirauhaan. Itu menjadi pilihan YPU meng-create skill, membekali kemandirian peserta didik menjadi mandiri usai lulus SMA.

Pendiri Yayasan Prima Unggul (YPU), Martinus Mesarudi, menjelaskan anak-anak yatim piatu dan keluarga sederhana ini harus di putus dari mata rantai kemiskinan dengan dibekali ilmu dan pengetahuan kewirauhsaan. Itu agar membuat mereka menjadi mandiri di kemudian hari.

Terkait dengan itu, YPU menggelar pentas musikal “Sweet Charity” yang diarahnya untuk penggalangan dana untuk membiayai fasilitas pendidikan dan kewirausahaan. “Semua kegiatan ini dimotori para volunteer, bagaimana menggalang dana pembelian dan pembangunan rumah kreatif kewirausahaan,” terang Martinus di Jakarta Sabtu, (18/01/20).

Sebagaimana diketahui, pentas musikal “Sweet Charity” dimeriahkan aktris dan aktor nasional serta sosialita, diantaranya Cornelia Agatha, Tompi, Jojoanito, Brand Vargas, Magnificanto Singers hingga The Musical Troops. Termasuk alumni YPU, dan anak-anak panti asuhan yang memiliki talenta di bidang musik dan vokalia ikut unjuk kebolehan.

Sweet Charity, tambah Martinus, di fokus untuk penggalangan dana membiayai fasilitas pendidikan dan pelatihan untuk anak panti asuhan.

“Di tahun ke-9 ini, YPU berencana pindah ke tempat yang lebih besar untuk fasilitas belajar dan tempat tinggal mereka,” terang Martinus.

YPU memberikan kesempatan pada siswa didiknya selalu mengasah potensi yang ada dalam diri setiap anak. Setidaknya YPU saat ini, sudah mengembangkan tiga unit usaha sebagai sarana link and mach bagi peserta didiknya. yaitu bidang kuliner (Chatering Lumbung Selera), industri kreatif, training Center GPU, dan pengembangan diri. “YPU memberikan kesempatan dan bimbingan pada semua peserta didik menuju kemandirian,” tambah Martinus.

Baca Juga :   Dukung Designer Berbakat, Daliatex Produksi Ultrafine

Kegiatan Sweet Caharity ini dihadiri sekitar 350 volunteer, mereka siap menyumbangkan properti pribadi untuk di lelang pada kegiatan itu. Seperti Tompi menyumbangkan tiga foto yang akan dilelang, hasil jepretannya ketika ia berkelana di Hokkaido, Jepang. Hasil lelang itu akan dilelang dan hasilnya disumbangkan ke YPU. Termasuk artis lain juga meyumbangkan suara emasnya untuk di lelang pada pentas itu.

“Ini kali kedua terlibat di acara YPU, setelah sebelumnya ambil bagian di drama musikalnya. Sedih juga enggak diajak nyanyi, tapi juga senang karena bisa bantu lewat foto-foto,” kata Tompi penyanyi yang juga seorang dokter.

Sebagai aktris, Cornelia Agatha, juga terlibat mengisi acara malam nanti dengan menyumbangkan lagu bersama volunteer lainnya dan anak didik YPU.

“Senang bisa terlibat di acara ini, baru dua bulan saya terlibat di YPU membantu anak-anak menuju pada kemandiriannya,” terang aktris pemeran tokoh Sarah dalam film “Si Doel Anak Sekolahan” itu. (Red)


Photo Credit : Artis dan penyanyi lakukan kegiatan penggalangan dana sosial melalui konser musikal bertajuk ”Sweet Charity”. TELEGRAF/Harry S.

Tanggapi Artikel