Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Dalam Waktu Dekat Mobil Terbang Akan Menjadi Kenyataan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Otomotif

Dalam Waktu Dekat Mobil Terbang Akan Menjadi Kenyataan

Telegrafi Jumat, 17 Februari 2017 | 01:21 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
TO GO WITH AFP STORY BY TATIANA JANCARIKOVA This photo taken on December 17, 2013 shows Slovak engineer Stefan Klein posing with his car models in Bratislava, Slovakia. Inspired by the dreamy books of French authors Jules Verne and Antoine de Saint Exupery about flying, Slovak designer and engineer Stefan Klein has been honing his flying machine on wheels since the early 1990s. AFP PHOTO/SAMUEL KUBANI
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Google dan Urban Aeronautics Israel tengah berlomba menciptakan mobil terbang. Ini bukan rekayasa seperti dalam film fiksi ilmiah, namun sudah menyadi sebuah kenyataan dimana mobil tersebut merupakan solusi kemacetan yang kerap terjadi di kota-kota besar dunia. Jika Google maupun Urban Aeronautics Israel tengah bersiap akan meluncurkannya pada beberapa tahun ke depan, PAL-V Liberty, mobil terbang yang diciptakan di Belanda, justru yang akan segera mengaspal dan mengangkasa, serta dijual ke publik yang berminat.

Adalah PAL-V, perusahaan asal Belanda yang telah membuka pemesanan mobil terbang. Seperti diberitakan Techcruch, Selasa, 14 Februari 2017, PAL-V membuka pemesanan tahap awal sebanyak 90 unit. Harga yang ditawarkan per unit nya Rp 5,3 miliar sebelum pajak. Mobil terbang telah berhasil dalam uji coba tersebut itu mampu menarik perhatian publik, termasuk juga dari pihak kepolisian.

Menurut Robert Dingemanse, Chief Executive Officer PAL-V, mobil yang telah dikembangkan selama lebih dari empat tahun itu kini sudah menjalani berbagai pemeriksaan dan layak terbang. PAL-V Liberty bisa dikendarai baik di jalan darat dan udara, dan telah mengantongi izin aturan hukum penerbangan. Mobil terbang ini layaknya helikopter yang dilengkapi baling-baling panjang di bagian atas. Sedangkan baling-baling lebih kecil berada belakang sebagai pendorong.



Mobil beroda tiga ini juga bisa terbang berkat sebuah rotor dan propeller yang bisa dikembangkan dalam waktu 10 menit. PAL-V bisa mengudara hingga ketinggian di bawah 4.000 kaki atau 1.200 meter. Soal kecepatan, mobil ini bisa tembus hingga 180 kilometer per jam baik di udara atau di darat. Tak hanya itu, kendaraan ini hanya memerlukan lintasan yang relatif pendek untuk terbang dan mendarat.

Kendaraan ini berbobot 1.500 pon yang terbuat dari bahan rangka serat karbon, titanium, dan aluminium, sehingga cukup ringan untuk diterbangkan. Untuk sektor dapur pacu, PAL-V mengusung mesin bensin empat silinder yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 230 HP . Adapun kapasitas tanki bensin dapat menampung 27 galon, dengan jarak perjalanan saat terbang mencapai 220 mil pada ketinggian rendah sekitar 4.000 kaki, atau dikendarai di darat sejauh 750 mil.

Sementara itu, perusahaan teknologi Urban Aeronautics yang berbasis di Israel juga mengembangkan mobil terbang otonom yang diberi nama The Commorant. Direncanakan mobil ini akan terbang pada 2020 mendatang. The Comorant diklaim bisa melaju di udara dengan kecepatan mencapai 185 kilometer per jam dengan kemampuan angkut beban hingga 500 kilogram.

Menurut Rafi Yoeli, CEO Urban Aeronautics, The Commorant adalah mobil terbang yang dikendalikan jarak jauh dan bisa menembus berbagai kendala. “Bayangkan di sebuah kota ada ledakan bom dan gas kimia tapi kendaraan ini bisa menerobosnya dengan kendali jarak jauh, lalu mensterilkan area tersebut,” katanya.

Reuters mewartakan, penempatan rotor yang signifikan mempermudah gerakan mobil terbang saat bermanuver di antara gedung dan terhindar dari kabel listrik yang melintang. Dengan kemampuan demikian, The Comorant memang ditujukan untuk medan berbahaya atau operasi militer Diperkirakan harga mobil ini akan mencapai US$ 14 juta atau senilai Rp 188 miliar..

The Cormorant masih menunggu syarat layak terbang dari Federal Aviation Administration (FAA). Sejak diujicoba pada November lalu mobil terbang ini tidak mengalami kendala. (Red)

Photo credit : AFP Photo/Samuel Kubani


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Otomotif

Daihatsu Indonesia Terapkan Proses Produksi Ramah Lingkungan di Karawang

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

New Veloz Hybrid Produksi Lokal Kini Resmi Mengaspal

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

JETOUR T2 Siap Dibuka Untuk Pre-Booking di GJAW 2025

Waktu Baca 6 Menit
Otomotif

TAF Kenalkan Inovasi Digital Tukar Mobil di GIIAS 2025

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

Lyriq, SUV Listrik Cadillac Setir Kanan Pertama Kini Telah Hadir

Waktu Baca 3 Menit
Otomotif

BYD Tembus Rekor 426 Ribu Unit Penjualan Mobilnya di Dunia

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Kunjungi Gelaran IIMS 2024, Ganjar: Antusiasme Pasar Cukup Bagus

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Usung Konsep A Comfortable Living Space, NETA Perkenalkan SUV Listrik

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?