Apa Kata Tjahjo Tentang Yusril, Ini Selengkapnya

"Sekarang kalau dia bersedia jadi lawyer (pengacara) Pak Jokowi dan Pak Maruf, ya karena dia punya idealisme,"

Apa Kata Tjahjo Tentang Yusril, Ini Selengkapnya

Telegraf, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, memiliki sejumlah penilaian terhadap sosok Yusril Ihza Mahendra (YIM). Tjahjo mengaku telah lama mengenal sosok pakar hukum tata negara tersebut.

“Saya kenal Pak Yusril sejak dia tinggal di Ciputat. Dia orang yang hangat dan terbuka. Dia intelektual, praktisi, politisi, dan profesional,” kata Tjahjo di Jakarta, Rabu (07/11/18).

Hal tersebut disampaikan oleh Tjahjo menanggapi soal keputusan Yusril yang kemudian menjadi pengacara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin (Jokowi-Maruf).

“Yusril dipercaya masuk kabinet pada era pemerintahan Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri. Dia orang yang punya idealisme,” ungkap Tjahjo.

Untuk diketahui, Yusril memang pernah menjabat Menteri Hukum dan Perundang-undangan masa jabatan 9 Agustus 2001-21 Oktober 2004, ketika Megawati menjadi presiden.

Sebelumnya, Yusril pun ditunjuk sebagai Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia pada 26 Oktober 1999 – 7 Februari 2001 oleh Presiden Keempat RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Tak hanya berhenti di situ, Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga menempatkan Yusril dalam posisi Menteri Sekretaris Negara pada 21 Oktober 2004 – 9 Mei 2007.

“Walaupun mungkin orang mengatakan dia sering beda pendapat, tapi itulah Pak Yusril. Karena dia meyakini apa yang dia yakini,” kata Tjahjo terkait beberapa kritikan yang dilakukan oleh Yusril kepada pemerintah.

Saat ini, menurut Tjahjo, Yusril yang juga adalah Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), dan telah resmi menjadi kuasa hukum Jokowi-Maruf.

“Sekarang kalau dia bersedia jadi lawyer (pengacara) Pak Jokowi dan Pak Maruf, ya karena dia punya idealisme,” terangnya.

Tjahjo sangat menghargai keputusan Yusril. “Harus kita hargai. Pak Yusril yang saya kenal dia orang profesional, tapi punya idealisme, keahlian. Dia punya sikap politik, keras dan tegas,” tegasnya.

Sebelumnya, Yusril juga telah menjelaskan, dirinya tak menerima bayaran untuk menjadi pengacara Jokowi-Maruf. “Gratis tanpa bayaran apa-apa. Saya setuju saja,” jelas Yusril. (Red)


Photo Credit : Yusril Ihza Mahendra (YIM). FILE/Dok/Ist. Photo

Share



Komentar Anda