Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Anugerah User Champion EMIS 4.0 Teladan Nasional 2024
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Anugerah User Champion EMIS 4.0 Teladan Nasional 2024

MSN Jumat, 18 Oktober 2024 | 10:11 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Bagikan

JAKARTA, TELEGRAF.CO.ID – Kementerian Agama kembali menggelar acara Penganugerahan Penghargaan Pemenang User Champion EMIS 4.0 Teladan Nasional 2024. Kegiatan yang kali kedua digelar ini terbukti mampu melahirkan sosok-sosok User Champion 4.0 yang dapat dijadikan contoh baik dan teladan bagi User Champion lain di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud perhatian Kementerian Agama yang bertujuan menciptakan kebanggaan atas reputasi profesi User Champion. Untuk itu, Kemenag akan mengupayakan adanya dana insentif untuk para operator EMIS. Hal demikian ditegaskan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad saat memberikan arahan dalam acara tersebut, Kamis (17/10/2024) malam.

Abu Rokhmad

Abu menyampaikan peran User Champion dalam mengawal data bagi Pendidikan Islam merupakan perwujudan pentingnya manajemen big data. Menurutnya, kepaduan data berbasis bukti memungkinkan para pembuat kebijakan untuk menentukan perencanaan strategis, pengambilan keputusan, dan penyusunan kebijakan dengan tepat.

“Kami menyadari bahwa peningkatan kemampuan para User Champion juga menjadi prioritas. Dengan begitu, sistem EMIS 4.0 akan dapat mendukung data pendidikan Islam yang lengkap, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan, baik untuk keperluan internal Kementerian Agama, madrasah, perguruan tinggi keagamaan, pondok pesantren, hingga data siswa, guru, dan fasilitas pendidikan,” ujarnya.

Abu menandaskan bahwa platform EMIS 4.0 akan menjadi acuan utama dalam manajemen data pendidikan Islam, termasuk dalam penyediaan layanan beasiswa, bantuan, pelatihan, dan fasilitas pendukung lainnya. “Untuk itu, marilah kita bersama-sama berkomitmen untuk terus mendukung reformasi ini demi Pendidikan Islam yang lebih maju dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. EMIS 4.0 Dukung, Dampingi Demi Data,” ajaknya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Abdul Rouf melaporkan kegiatan ini telah dimulai sejak tahun lalu. Tahun ini, kegiatan diikuti oleh madrasah dan pesantren. Menurutnya, kegiatan ini adalah salah satu cara untuk menghargai para pengelola data dan operator di madrasah maupun pesantren yang memiliki peran penting meskipun sumber daya yang minim. Dari 80 finalis yang telah dipilih, penilaian didasarkan pada beberapa kriteria, termasuk loyalitas, dedikasi, kecepatan, dan ketepatan dalam mengelola data.

“Kami memilih tiga besar dari finalis ini,” sebutnya.

Ia melaporkan, seleksi yang dimulai dari tanggal 4 Agustus-20 September 2024 ini berhasil menjaring lebih dari 500 User Champion dari Barat hingga Timur Indonesia. 80 Finalis User Champion ini, merupakan perwakilan terbaik dari seluruh negeri yang mendedikasikan dirinya untuk kualitas data yang lengkap, tepat, valid, dapat dipertanggungjawabkan, dikelola dengan baik dan terukur. Mereka terdiri dari 10 Finalis Madrasah dan 4 Finalis PD-Pontren Tingkat Provinsi, 10 Finalis Madrasah dan 10 Finalis PD-Pontren Tingkat Kabupaten/Kota. dan 20 Finalis Madrasah dan 26 Finalis PD-Pontren Tingkat Satuan Lembaga.

Rouf berharap, 80 finalis ini dapat melanjutkan perjuangan dalam membentuk jejaring kelompok kerja User Champion yang telah dibangun oleh finalis User Champion 2023 lalu. “Mari bersama-sama dengan kami saling bahu-membahu mempertahankan kerja dan kinerja baik, karena kontribusi kita sangat bernilai sebagai penentu masa depan Pendidikan Islam di negeri ini,” ajaknya.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh pengelola data yang terus bekerja keras. Akurasi data yang sudah dicapai berada di atas 80%, meskipun kita masih perlu meningkatkan konsistensi dan ketepatan dalam pengelolaan data,” tambah Rouf

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?