Anies Pamer Keberhasilan Jakarta Pada Para Pemimpin Kota di Dunia

Anies Pamer Keberhasilan Jakarta Pada Para Pemimpin Kota di Dunia

“Kami sudah lama dianggap sebagai salah satu dari 10 kota teratas yang paling macet di dunia. Namun, menurut Indeks Lalu Lintas Tomtom tahun 2020, faktanya kami turun ke posisi 31 kota termacet di dunia,”

Anies Pamer Keberhasilan Jakarta Pada Para Pemimpin Kota di Dunia


Telegraf – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi salah satu pembicara dalam acara “Time to Act: Sustainable Recovery” yang diselenggarakan secara virtual dan diikuti anggota forum C40 Cities (Jaringan kota besar di dunia yang berkomitmen untuk mengatasi perubahan iklim).

Dalam acara tersebut, Anies pun memamerkan keberhasilan DKI Jakarta di tengah pandemi Covid-19 selama di bawah kepemimpinannya.

“Kita berada dalam momen yang benar-benar menantang. Kota-kota di dunia sedang berada di garis depan untuk menghadapi tantangan dan juga peluang. Kita semua terpukul oleh pandemi Covid-19, dan juga dampak perubahan iklim. Namun, kita juga telah menghasilkan berbagai inovasi, kolaborasi, dan langkah besar untuk mengatasi tantangan tersebut,” katanya, (17/02/2021).

Salah satu dampak pandemi dari adanya Covid-19 di Jakarta, kata Anies adalah peningkatan kualitas udara. Pasalnya, dari pergerakan orang yang dibatasi, dan ekonomi kota yang melambat membuat banyak kota merasakan udara yang lebih bersih, termasuk di Jakarta.

“Keberhasilan lain yang dicapai Jakarta selama pandemi, adalah perbaikan berbagai masalah transportasi dan mobilitas. Dengan perbaikan tersebut, akhirnya Jakarta keluar dari 10 besar kota termacet di dunia,” imbuhnya.

“Kami sudah lama dianggap sebagai salah satu dari 10 kota teratas yang paling macet di dunia. Namun, menurut Indeks Lalu Lintas Tomtom tahun 2020, faktanya kami turun ke posisi 31 kota termacet di dunia,” ungkapnya.

Anies menyebut bahwa dengan meningkatnya jumlah pengendara sepeda di Jakarta hingga 10 kali lipat berkat perubahan paradigma dari sepeda untuk sarana olahraga menjadi moda transportasi sehari-hari.

“Kami juga melihat kesempatan dalam tren baru ini untuk lebih mendorong integrasi berbagai moda transportasi umum sehingga mampu melipatgandakan jumlah penumpang angkutan umum harian dalam waktu 3 tahun. Dan membuat jalur sepeda 96 km, didukung oleh 52 tempat berbagi sepeda, dan merencanakan total jalur sepeda sepanjang 500 km,” paparnya.

Anies juga menegaskan mayoritas program Pemprov DKI Jakarta merupakan hasil dari kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, baik itu swasta, LSM, perguruan tinggi, bahkan warga perorangan yang aktif terlibat dalam pembangunan kota. Sehingga posisi mereka adalah co-creator pembangunan kota, dan Pemprov DKI Jakarta bertindak sebagai kolaborator.

“Kami telah mendeklarasikan Jakarta sebagai kota kolaborasi. Dan dari pengalaman kami, kami yakin bahwa kolaborasi yang kuat antarkota di seluruh dunia adalah jalan ke depan untuk mengatasi tantangan dunia seperti perubahan iklim dan pandemi,” bebernya.

Acara forum C40 tersebut dihadiri antara lain oleh Gubernur Tokyo Koike Yuriko, Wali Kota Paris Anne Hidalgo, Pendiri Bloomberg Michael R Bloomberg, Wali Kota Los Angeles Eric Garcetti dan sejumlah tokoh lainnya di bidang pembangunan keberlanjutan dan iklim.


Photo Credit: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ANTARA/Hafidz Mubarak A.

 

Didik Fitrianto

close