Adakan Seminar Pemahaman Politik Kesbangpol DKI Jakarta Gandeng GMNI

"Keikut sertaan kader GMNI yang merepresentasikan nasionalisme,  dapat bersinergi dengan masyarakat untuk dapat ikut berpartisipasi dan menjaga dinamika politik maupun kehidupan demokrasi di DKI Jakarta,"

Adakan Seminar Pemahaman Politik Kesbangpol DKI Jakarta Gandeng GMNI

Telegraf, Bogor – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta gandeng Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar kegiatan seminar Peningkatan Pemahaman Undang – Undang Bidang Politik, untuk meningkatkan literasi dan pemahaman politik serta demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat di DKI Jakarta pasca dilaksanakannya pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) dalam Pemilu Serentak Tahun 2019 di Grand Dyara Hotel, Bogor pada Kamis (05/09/19).

“Dalam rangka penguatan pemahaman politik dan menerapkan kehidupan demokrasi yang ideal bermartabat dan sehat di Jakarta pasca pemilihan umum, masyarakat hendaknya sudah bisa memahami kembali makna politik, yaitu politik yang santun dan membangun dan juga mengedukasi serta meningkatkan kesadaran dan tenggang rasa dalam menyikapi pilihan politik didalam kehidupan berdemokrasi,” ujar Taufan Bakri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Propinsi DKI Jakarta dalam sambutannya di hadapan ratusan peserta yang hadir.

“Apalagi diharapkan kepada seluruh komponen dan lapisan masyarakat yang sangat heterogen di Jakarta, hen daknya pelaksanaan kehidupan berpolitik harus bisa dijalankan dengan saling tenggang rasa dan memahami akan perbedaan pandangan politik, karena hal tersebut berimbas pada kondusifitas dan stabilitas kehidupan bermasyarakat, sehingga akan dapat menimbulkan suasana yang damai dan aman dan tenteram di Jakarta karena tidak ada lagi singgungan dan gesekan karena perbedaan politik pasca Pileg atau Pilpres,” imbuhnya.

Taufan juga menegaskan bahwa untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan serta keamanan di Jakarta sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk dapat menjaga dinamika, apalagi katanya masyarakat juga dihimbau agar waspada terhadap orang asing yang belakangan diketahui adalah para pengungsi yang datang dari Timur Tengah.

Taufan berharap dengan keikut sertaan kader GMNI yang merepresentasikan agent of change yang nasionalis,  dapat bersinergi dengan masyarakat untuk dapat ikut berpartisipasi dan menjaga dinamika politik maupun kehidupan demokrasi di DKI Jakarta yang disebutnya bahwa para kader GMNI lah yang saat ini sebagai agen perubahan dalam membentuk kehidupan bermasyarakat yang sadar akan politik dan demokrasi. (Red)


Photo Credit : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta gandeng Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) gelar seminar Peningkatan Pemahaman Undang – Undang Bidang Politik. TELEGRAF

 

Bagikan Artikel



Komentar Anda