Telegraf, Jakarta – Film terbaru Nicholas Saputra, Interchange, membuka Singapore International Film Festival (SGIFF) 2017 pada Rabu (23/11) malam lalu di Marina Bay Sands Hotel. Untuk pertama kalinya film produksi bersama Malaysia dan Indonesia yang disutradarai oleh Dain Iskandar Said ini diputar di Asia.
“Membuka Singapiore International Film Festival adalah sebuah kehormatan besar untuk kami. Setelah sukses menjadi hub untuk perekonomian regional dan global, sekarang mereka sangat serius untuk membangun seni dan kebudayaannya,” kata produser Cinesurya, Fauzan Zidni dalam rilis pers yang diterima Telegraf Indonesia.
Film thriller supernatural ini dibintangi oleh barisan artis peran ternama dari dua negara tersebut, yaitu Nicholas Saputra, Prisia Nasution, Shaheizy Sam, Iedil Putra, Nadiya Nisaa, Alvin Wong, dan Chew Kin Wah. Prisia Nasution dan Iedil Putra bertemu pertama kali di proyek film ini dan kemudian menikah beberapa waktu lalu.
Interchange berkisah tentang seorang detektif (Shaheizy Sam) dan fotografer forensik, Adam (Iedil Putra), yang menyelesaikan kasus pembunuhan aneh. Sambil mengumpulkan bukti, Adam banyak memotret tetangganya, seorang perempuan Kalimantan bernama Iva (Prisia Nasution). Adam mulai menyukai Iva tetapi kedekatannya itu makin membawanya lebih dalam kasus tersebut. Hingga akhirnya mereka menemukan cenayang dan makhluk supernatural (Nicholas Saputra) yang muncul dari takhayul kuno.
Film ini juga diproduksi oleh Apparat bekerjasama dengan Cinesurya Pictures, dibiayai oleh Sonneratia Capital, Seeing Eye Film dan MDEC, dan dukungan tambahan dari FINAS. Agen penjual internasional ditangani oleh Reel Suspect yang berbasis di Paris dan XYZ Films untuk teritori Amerika Utara.
Interchange pertama kali tayang di Locarno International Film Festival 2016, untuk kemudian menyambangi Toronto International Film Festival 2016, Etrange Paris Film Festival 2016, Vladivostok International Film Festival 2016 lalu London International Film Festival 2016, sebelum ditayangkan di Singapura. (Red)