Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Identitas Wonosobo Hadir Dalam Pementasan Tari Wayang Bundeng Gepuk
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Entertainment

Identitas Wonosobo Hadir Dalam Pementasan Tari Wayang Bundeng Gepuk

MSN Senin, 17 November 2025 | 05:24 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Penari melakukan aksi pertunjukan pentas duta seni di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta (16/10/2025). Kehadiran pentas duta seni ini merupakan bukti bahwa seni tradisi terus berkembang tanpa kehilangan akar. “Wayang Bundeng Gepuk bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan. Kolaborasi tari dan musik tradisional ini memperlihatkan identitas Wonosobo yang kreatif sekaligus berakar kuat pada budaya. FILE/IST. Photo
Bagikan

Telegraf – Puncak perhatian pada Pentas Duta Seni Wonosobo 2025 di Anjungan Jawa Tengah, TMII, adalah pementasan Tari Wayang Bundeng Gepuk, sebuah karya kolaboratif yang memadukan kekuatan cerita Wayang Gepuk dengan keunikan instrumen tradisional Bundengan. Pertunjukan ini tampil sebagai inovasi seni khas Wonosobo yang berhasil memikat ribuan penonton, terutama diaspora yang rindu nuansa kampung halaman.

Sejak awal pertunjukan dimulai, para penari tampil dengan gerak ritmis yang tegas, menggambarkan karakter wayang yang dinamis, namun tetap lembut mengikuti alunan Bundengan. Perpaduan gerak tari, dialog wayang, dan bunyi khas Bundengan menghadirkan suasana sakral sekaligus modern, seakan membawa penonton menyelami dua dunia: tradisi dan kreasi baru.

Tari Wayang Bundeng Gepuk. Screenshot

Tari Wayang Bundeng Gepuk tidak hanya menampilkan estetika visual, tetapi juga menyampaikan nilai moral tentang kebijaksanaan, keberanian, dan keselarasan hidup. Melalui gerak tubuh penari yang ekspresif, kisah-kisah pepeling Jawa disampaikan dengan cara yang lebih segar dan mudah diterima generasi muda.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat (kedua kanan) saat membuka pentas duta seni Wonosobo di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta,(16/10/2025). Kehadiran pentas duta seni ini merupakan bukti bahwa seni tradisi terus berkembang tanpa kehilangan akar. “Wayang Bundeng Gepuk bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan. Kolaborasi tari dan musik tradisional ini memperlihatkan identitas Wonosobo yang kreatif sekaligus berakar kuat pada budaya.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyebut bahwa kehadiran tari ini merupakan bukti bahwa seni tradisi terus berkembang tanpa kehilangan akar. “Wayang Bundeng Gepuk bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan. Kolaborasi tari dan musik tradisional ini memperlihatkan identitas Wonosobo yang kreatif sekaligus berakar kuat pada budaya,” ujarnya.

Antusiasme penonton terlihat jelas. Ribuan warga Wonosobo yang hadir di TMII berdiri memenuhi area pertunjukan, memberikan tepuk tangan panjang setiap kali adegan dramatik dan gerak tarian mencapai puncaknya. Banyak diaspora yang mengaku bangga melihat inovasi ini tampil di panggung nasional.
Pementasan Tari Wayang Bundeng Gepuk pada acara ini menjadi penegas bahwa Wonosobo tidak hanya kaya tradisi, tetapi juga memiliki kemampuan besar dalam menciptakan seni kolaboratif yang relevan dan inspiratif. Pertunjukan tersebut menambah warna sekaligus memperkuat posisi Wonosobo sebagai daerah yang terus berinovasi melalui seni tari dan musik tradisional. *

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Entertainment

Begini Kronologi Kematian Selebgram Lula Lahfah di Apartemennya di Jaksel

Waktu Baca 3 Menit
Entertainment

Blackpink Kembali Bersatu Garap Syuting Video Musik Baru

Waktu Baca 2 Menit
Entertainment

Kecelakaan Motor, Aktor Gary Iskak Meninggal di Usia 52 Tahun di Bintaro

Waktu Baca 3 Menit
Tiara Lupita Ayu Hermanto
Entertainment

Tiara Lupita Ayu, Perempuan Penyulam Reputasi di Industri Musik

Waktu Baca 8 Menit
Entertainment

Permata Warokka: Saya Bukan Istri Fariz RM, Kami Pernah Saling Mendukung Secara Profesional

Waktu Baca 3 Menit
Entertainment

Mantan Tim Manajemen Beri Dukungan Moril untuk Fariz RM di Sidang Tuntutan Kasus Narkoba

Waktu Baca 3 Menit
Diton Fest 2025
Entertainment

Diton Fest 2025 Hadirkan Perayaan Komunitas Urban dan Musik Lintas Generasi

Waktu Baca 4 Menit
Entertainment

Sheila On 7 Bakal Meriahkan Jogja VW Festival 2025, Ajang Mobil Klasik Kelas Dunia

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?