Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Jejak Baru Konten Kreator Desa
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Regional

Jejak Baru Konten Kreator Desa

MSN Selasa, 19 November 2024 | 19:39 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Bagikan

KULONPROGO, TELEGRAF.CO.ID — Tahun 2024 merupakan tahun terakhir pelaksanaan dua program yang berada di bawah  Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPSDM) dan Badan Pengembangan dan Informasi Desa (BPI), Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).

Dengan berakhirnya kedua program tersebut, perlu dibuat sebuah exit strategy agar program yang sudah berjalan tetap dapat berkelanjutan dan membawa dampak positif bagi kemajuan masyarakat desa. Untuk itulah digelar acara bimbingan teknis (bimtek) bertajuk “Penguatan Dukungan Pemanfaatan OVP di Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) Smart Village.

Salah satunya dilaksanakan di Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tanggal12-16 November 2024 lalu. Perlu diketahui dari dua komponen Program Penguatan Pemerintahandan Pembangunan Desa (P3PD) yang dilaksanakan Kemendesa PDTT di BPSDM dan BPI telah dicapai beberapa hasil positif.

Dalam pelaksanaan Bimtek Penguatan Pemanfaatan OVP dan di RKDD Smart Village yang berlangsung di Kulonprogo dan diikuti pihak Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (BBPPMD) DKI Jakarta, BBPPMD DI Yogyakarta, jejaring mitra dari Telkom Univesity, Unusia, 101 Media, alumni akademi desa Boyolali, Magelang, Sumedang, Blitar, dan para kader/duta digital, RKDD, PD/PLD dari 4 desa di Kulonprogo, disepakati bahwa apa yang dihasilkan dari dua komponen program di BPSDM dan BPI ini harus ditindaklanjuti dengan bentuk pelembagaan. Untuk itu telah dibentuk tiga (3) kelompok kerja yang terdiri dari Kelompok Kerja Kelembagaan, Kelompok Kerja Program dan Kelompok Kerja Kemitraan.

Dari diskusi yang dilaksanakan oleh ketiga kelompok kerja tersebut, pada tanggal 15 November 2024 telah disepakati, untuk membentuk lembaga yang diberi nama “Asosiasi Konten Kreator Desa”. Dengan pilot project di Kota Kulonprogo. Adapun kepengurusan sementara terdiri dari Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Balai DKI dan Yogyakarta, Jejaring Kemitraan, dan Alumni Akademi Desa, Kader/Duta Digital, dan RKDD.

Kegiatan ini juga didukung oleh Polda DIY dalam hal ini adalah Direktur Binmas Polda DIY KombesPol Tartono yang secara langsung ikut mendukung dan mengapresiasi terbentuknya AKKDes (Asosiasi Konten Kreator Desa ), Tartono memberikan berbagai fasilitas, salahsatu ruangan di kediaman pribadinya yang berada satu komplek dengan Pondok Hafidz Quran dan Café Jolotundo yang merupakan unit sosial dan usaha yang dimilikinya untuk dijadikan basecamp bagi AKKDes Wilayah Kulonprogo, sekaligus bersedia menjadi Pembina dalam asosiasi tersebut bersama Fujiartanto selaku Kepala PPSDM Kemendes PDT dan Nurdin Ibrahim selaku PSM Ahli Utama.

” Justru kelembagaan seperti ini yang saya inginkan, kami sudah memfasiltasi untuk memberikan pelatihan, dan saya harap ini bisa menghasilkan rumah – rumah produksi di tingkat desa sehingga mampu membantu masyarakat” kata Fuji.

Fuji juga menambahkan, coba ini mulai diseriusin, awalnya memang di Kulonprogo, nantinya akan saya dukung nanti akan menjadi tingkat nasional, bahkan jikalau memungkinkan kita akan dorong seperti adanya Munas asosiasi, tegasnya.

Dalam bimtek OVP dan soflaunching AKKDes kali ini,  beberapa unsur pendiri lahirnya asosiasi tersebut diantaranya Yunda Azrina dan Rara Prameswari dari Balai DKI Jakarta, Andri Indriyani dan Eko Budi dari Balai Yogyakarta, Novanda Alim Setya Nugraha dan Hari Widi Utomo dari Tlekom University serta Agung Riyadi dan Abdul Malik MSN dari Media 101 yang merupakan  mitra jejaring OVP Kemendesa PDT. (nov)

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Regional

Kepemimpinan Perempuan Jadi Sorotan di Dialog Nasional: Dari Akar Rumput hingga Resiliensi Bangsa

Waktu Baca 4 Menit
Foto : Suasana festival Sundown Markette 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Event yang digelar 370 Agency bersama Inspira Global Karya ini menjadi ruang kolaborasi bagi UMKM, komunitas, dan brand lokal dalam meramaikan kegiatan Ramadan di ibu kota. (doc.Ist)
Regional

Sundown Markette 2026 Berakhir Besok, Festival Ramadan 22 Hari di GBK Catat Antusiasme Ribuan Pengunjung

Waktu Baca 6 Menit
Regional

Kupas Jaran Kepang Temanggung, Agus Gondrong Ditunggu Tropi Abyakta Pada Puncak HPN 2026

Waktu Baca 2 Menit
DPO Agusrin
Regional

Kasus DPO Agusrin Ternyata Isu Lama yang Terangkat Ulang: Penyidikan Diduga Sudah SP3 Sejak Lama

Waktu Baca 4 Menit
Mendagri Instruksikan Siskamling, IPDN Lakukan Monitoring di Palembang
Regional

IPDN Pantau Siskamling Palembang, Tindaklanjuti 11 Arahan Mendagri

Waktu Baca 2 Menit
Diton Fest 2025 festival musik Jakarta
Regional

Line-up Lengkap Diton Fest 2025, Ada NTRL dan Endank Soekamti

Waktu Baca 7 Menit
Masjid Jami Al Akhyar Sukabumi Utara
Regional

Dik Doank dan Semangat Anak Negeri: Festival Gema Kemerdekaan Islami TPQ Al Akhyar

Waktu Baca 7 Menit
Regional

Terinspirasi dari Sistem Tulang, Dosen UNU Jogja Kembangkan Komposit Lunak-Keras

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?