PEKALONGAN, TELEGRAF.CO.ID – Sebanyak 1360 mahasiswa Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) mendapatkan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada tahun akademik 2024/2025. Beasiswa ini diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Ditemui setelah launching KIP 2024 di Student Center UIN Gus Dur (20/08/2024), Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. Menurutnya, beasiswa KIP merupakan salah satu program strategis yang sangat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tanpa terkendala masalah biaya. “Kami berharap dengan adanya beasiswa ini, para mahasiswa dapat lebih fokus pada studinya dan meraih prestasi yang membanggakan,” ujar Prof. Zaenal.
Prof. Zaenal mengatakan untuk tahun ini UIN Gus Dur mendapatkan kuota beasiswa KIP sejumlah 500 kuota. “Hal ini tentu harus dimanfaatkan oleh mahasiswa, ini merupakan peluang yang tidak boleh dilewatkan, pendaftaran dimulai hari ini 20 Agustus 2024,” tutur Prof. Zaenal.

1360 Mahasiswa penerima Beasiswa KIP tersebut terdiri dari 230 mahasiswa penerima beasiswa KIP On Going angkatan 2021, 230 mahasiswa penerima beasiswa KIP On Going angkatan 2022, 400 mahasiswa penerima beasiswa KIP On Going angkatan 2023, dan aka nada tambahan 500 bagi masiswa baru tahun angkatan 2024. Jika dijumlah sebesar Rp. 8.976.000.000 dalam satu semester.
Sebagai informasi Pendaftaran beasiswa KIP Kuliah dimulai 20 Agustus s.d 2 September 2024. Seleksi Administrasi 3 s.d 9 September 2024, Visitasi Lapangan 10 s.d 30 September 2024, Pengumuman Penerima 11 Oktober 2024. Untuk jadwal tersebut bersifat tentatif, bisa berubah sewaktu-waktu sesuai situasi dan kondisi. Untuk informasi dan persyaratan bisa dikases melalui link berikut https://www.uingusdur.ac.id/info/pendaftaran-program-beasiswa-kip-kuliah-uin-gusdur-tahun-2024
Dengan adanya 1360 penerima beasiswa KIP di UIN Gus Dur Pekalongan, diharapkan akan lahir generasi-generasi penerus yang cerdas, berakhlak, dan siap berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Rektor juga menambahkan bahwa pihak universitas akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat.