Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Direktur GTK Minta Guru Madrasah Jalankan Tugas Profetik
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Direktur GTK Minta Guru Madrasah Jalankan Tugas Profetik

MSN Selasa, 20 Agustus 2024 | 12:34 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
Kegiatan Refreshmen FASDA PKB Guru dan Tendik Madrasah merupakan bagian dari program Realizing Education's Promise
Bagikan

JAKARTA, TELEGRAF.CO.ID — Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah bersama MEQR World Bank menyelenggarakan Refreshment Fasilitator Guru Madrasah dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) yang dihadiri ratusan guru fasilitator di Jakarta (19/8).

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al Asyhar, menyatakan bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kompetensi fasilitator dalam mengelola dan mendampingi kegiatan PKB guru madrasah. Selain itu, para fasilitator juga diharapkan mampu menggunakan platform Learning Management System (LMS), sehingga dapat mendukung proses pembelajaran dan pelatihan.

“Dengan penguasaan LMS, para fasilitator diharapkan dapat memaksimalkan proses pembelajaran dan pelatihan, sehingga lebih efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta,” ujar Thobib.

Dikatakan Thobib, penyegaran materi dan metodologi yang relevan dengan tantangan pembelajaran saat ini, seperti Kurikulum Merdeka, menjadi fokus dalam kegiatan ini. “Kami ingin memastikan bahwa fasilitator mampu menyusun dan mengembangkan konten digital yang interaktif sesuai dengan kebutuhan peserta PKB,” jelasnya.

Selain itu Thobib berpesan bahwa fasilitator PPKB harus bisa menjalankan tugas profetik sebagai guru-guru inspiratif. Menurutnya, guru inspiratif dicirikan dengan tipologi personal yang sejak awal ingin menjalankan tugas kenabian (profetik).

“Bapak dan ibu guru semua adalah otang-orang terpilih dari sekian ratus ribu guru madrasah dari Sabang sampai Merauke. Jadi bapak dan ibu punya tanggung jawab moral untuk menjalankan tugas kenabian”, tegasnya.

Lebih lanjut Thobib menjelaskan bahwa tugas kenabian itu ada tiga, yaitu membacakan ayat-ayat Tuhan, membersihkan jiwa anak didik, dan mengajarkan tentang ilmu pengetahuan dan kearifan.

“Seperti ditegaskan dalam QS Al Jumuah ayat 2, bahwa tugas kenabiab seorang guru inspiratif adalah, pertama membacakan ayat-ayat Allah, baik yang kauniyah maupun qauliyah. Kedua, membersihkan jiwa anak didik. Artinya seorang guru harus mendidik moral anak-anak agar memiliki karakter yang baik. Ketiga, mengajarkan ilmu pengetahuan dan kearifan”, tuturnya.

Thobib Al Asyhar

Thobib berharap, agar guru madrasah mampu memberikan inspirasi bagi lingkungannya, yaitu guru yang kehadirannya dinantikan dan menjadi “ruh” bagi lembaga pendidikan. Menurutnya, guru inspiratif merupakan sosok ideal dalam menyampaikan ilmu dan nilai kepada para anak didik.

“Guru inspiratif tidak semata dimaknai sebagai sosok yang dapat menginspirasi orang lain dalam jumlah besar. Guru inspiratif adalah guru yang mampu menjadi simpul perubahan bagi murid-murid atau lingkungannya untuk arah pendidikan yang lebih baik dan produktif. Dalam teori metafisis, guru inspiratif akan menjadi magnet luar biasa yang menggerakkan energi alam” pungkasnya.

Sementara itu, Kasubdit Bina GTK MI/MTs selaku Koordinator Komponen 3 PMU REP MEQR, Fakhrurrozi, menekankan pentingnya penguatan jaringan dan kolaborasi antar fasilitator. “Kolaborasi ini memungkinkan fasilitator berbagi pengalaman, tantangan, serta solusi dalam mengelola kegiatan PKB, sehingga dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah,” katanya.

Dalam kegiatan refresment ini, lanjut Fakhrurrozi , para fasilitator juga diberikan ruang untuk mengevaluasi program PKB yang telah berjalan, mengidentifikasi hambatan, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan. Menurutnya, Salah satu tindak lanjut dari kegiatan ini adalah rencana untuk membuat pilot implementasi LMS PKB Guru melalui kelompok kerja (POKJA) serta memfasilitasi pelatihan implementasi POKJA melalui LMS tersebut.

“Kegiatan refreshment fasilitator daerah ini diharapkan dapat menghasilkan rencana tindak lanjut yang konkrit dan terukur, sehingga keberlanjutan dan keberhasilan program PKB madrasah berbasis LMS dapat tercapai dengan baik,” pungkasnya.

Kegiatan Refreshmen FASDA PKB Guru dan Tendik Madrasah merupakan bagian dari program Realizing Education’s Promise: Support to Indonesia’s Ministry of Religious Affairs for Improved Quality of Education (Madrasah Education Quality Reform) (REP-MEQR). yang diselenggarakan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Islam melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah. Diikuti oleh 389 peserta yang terdiri dari Fasilkitator Daerah PKB Guru yang terdiri dari Guru MI, MTs, MA dari 17 provinsi di Indonesia. Dan melibatkan 57 narasumber yang berasal dari Widyaiswara Balaidiklat, Pengawas serta Kepala dan Guru Madrasah.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?