Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Yel-yel “Atikoh Wae Ibu Negarane” Menggema di Pasar Pagotan Madiun
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Yel-yel “Atikoh Wae Ibu Negarane” Menggema di Pasar Pagotan Madiun

Hanna Iffah Senin, 18 Desember 2023 | 15:57 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Siti Atikoh Supriyanti yang blusukan lagi di Pasar Pagotan, Jalan Raya Ponorogo, Madiun, Jawa Timur, Senin (18/12/2023). FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – “Atikoh wae, mas, Atikoh wae. Atikoh wae, Atikoh wae, Ibu negarane,”.

Nyanyian tersebut mengiringi kedatangan Siti Atikoh Supriyanti yang blusukan lagi di Pasar Pagotan, Jalan Raya Ponorogo, Madiun, Jawa Timur, Senin (18/12/2023). Yel yel dalam bahasa Jawa itu bermakna, Atikoh saja mas, Atikoh saja. Atikoh saja, Atikoh saja ibu negaranya.

Mendengar yel yel dari ibu-ibu pedagang pasar, Istri calon Presiden RI 2024 Ganjar Pranowo itu pun berjoget bareng mengikuti irama para emak bernyanyi.

Atikoh tiba di lokasi pukul 09.47 WIB. Masyarakat langsung berkerumun memburu sapa pada istri Ganjar Pranowo itu. Keamanan pun sampai lewalahan menghadapi antusias warga yang ingin bertemu Atikoh.

“Bu Ganjar, salam kenal bu. Selamat datang di Pasar Pagotan,” teriak para warga.

Usai menyapa warga, Atikoh langsung masuk ke dalam pasar. Satu persatu kios disambangi Atikoh. Sambil berbincang, Atikoh pun melarisi dagangan di pasar itu. Yel-yel Atikoh Wae pun tetap dilantunkan emak-emak yang menunggu Atikoh di luar pasar.

Salah satu pedagang yang dilarisi Atikoh adalah pedagang tahu tempe bernama Sumarsih. Kepada Atikoh, Ia mengaku terjadi kenaikan harga tahu-tempe.

“Biasanya 2 harganya Rp 2.500, sekarang 2 Rp 3000, udah sejak bulan kemarin,” kata Sumarsih.

Atikoh pun memborong tempe dari Sumarsih. Tiap dagangan yang dibelinya, Atikoh bagikan untuk masyarakat. Saking senangnya diborong, salah satu pedagang menghadiahi Atikoh dengan pantun.

“Jalan-jalan ke pasar, pulangnya beli kain. Kalau sudah ada Pak Ganjar, buat apa pilih yang lain,” ucap pedagang ibu-ibu sambil memeluk dan mencium Atikoh.

Usai menyapa pedagang, Atikoh pun sempat menjajal durian asli Madiun. Atikoh menyampaikan apresiasi pada sambutan hangat warga Madiun. Atikoh menyebut warga Madiun sangat ramah.

“Luarbiasa sekali, saya sangat terharu. Masyarakatnya sangat antusias, sangat ramah, kemudian potensi di sini juga luarbiasa dari sisi pertaniannya kemudian UMKM-nya, pariwisata dan kotanya juga tertata,” tandasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit
Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit

Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Waktu Baca 2 Menit

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?