Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ganjar: Indonesia Timur Maju Kalau SDM dan SDA Dikelola Dengan Benar
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Ganjar: Indonesia Timur Maju Kalau SDM dan SDA Dikelola Dengan Benar

Didik Fitrianto Sabtu, 4 November 2023 | 16:54 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Ganjar Pranowo saat menghadiri acara Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muda Indonesia (ICMI) di Makassar, Sabtu (04/11/2023). FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Bakal calon presiden 2024, Ganjar Pranowo menegaskan jika pembangunan Indonesia bagian Timur menjadi salah satu program prioritas pemerintahan ke depan. Dua hal yang menjadi faktor utama Ganjar adalah membangun sumber daya manusia unggul dan mengoptimalkan sumber daya alam yang melimpah.

Hal itu disampaikan Ganjar saat menghadiri acara Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muda Indonesia (ICMI) di Makassar, Sabtu (04/11/2023). Di hadapan para cendekiawan muslim seperti Jimly Asshsiddiqiy, Teuku Abdullah Sanny, Ilham Habiebie, Ketua Umum ICMI Arif Satria dan ratusan cendekiawan muslim lainnya, Ganjar hadir untuk memaparkan visi misinya membangun Indonesia.

“Pembangunan sumber daya manusia unggul adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045. Caranya adalah dengan pendidikan,” kata Ganjar.

Berbicara tentang pendidikan, Indonesia Timur lanjut Ganjar memang belum mendapat fasilitas yang memadai sampai saat ini. Masih banyak daerah yang kekurangan sekolah, bahkan hanya ada lima perguruan tinggi di Indonesia Timur yang terakreditasi unggul.

“Maka harus ada peningkatan fasilitas dan sarana prasarana pendidikan yang memadai di Indonesia Timur, agar anak-anak kita mudah mengakses pendidikan. Melihat fakta-fakta ini, maka penting bagi negara melakukan tindakan afirmasi untuk peningkatan SDM di wilayah Timur,” tegasnya.

Tindakan afirmasi itu lanjut Ganjar dilakukan dengan menggelontor anggaran besar untuk pembangunan infrastruktur pendidikan. Juga, tindakan lain seperti pemberian beasiswa bagi mereka yang berprestasi untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi.

“Maka salah satu program kerja saya adalah satu keluarga miskin satu sarjana. Dengan program itu, maka SDM di Indonesia khususnya wilayah Timur akan unggul, sekaligus untuk memutus rantai kemiskinan di masyarakat. Karena kami yakin, kemiskinan hanya bisa diselesaikan melalui pendidikan,” tegasnya.

Selain membangun SDM unggul, optimalisasi sumber daya alam di wilayah Timur Indonesia juga harus dilakukan. Selama ini, Indonesia Timur terkenal sebagai pemasok mineral terbesar di dunia.

“Itu baru beberapa saja, misalnya emas, nikel dan lainnya. Padahal masih banyak potensi SDA yang belum tersentuh, khususnya di bidang energi baru terbarukan,” jelasnya.

Maka ia mengatakan akan memprioritaskan pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui green energy dan blue energy. Di bidang blue energy misalnya, potensi Indonesia Timur dengan wilayah kepulauan dengan laut yang sangatlah besar jika dikelola dengan baik.

“Kita bicara soal penangkapan ikan, mineral yang terkandung di dalamnya, pariwisata, blue carbon credit dan lainnya. Untuk fishing saja, dari total 77 persen wilayah laut Indonesia, baru berkontribusi sekitar 7,6 persen untuk GDB. Belum bicara potensi blue carbon credit yang itu bisa mencapai 3.540 triliun,” jelasnya.

Di sektor green energy, banyak sumber daya yang ada di wilayah Timur Indonesia yang belum digarap. Ia mencontohkan, potensi bauran EBT di Sulawesi Barat sebesar 23,6 persen, Sulawesi Selatan 27,6 persen, Gorontalo 18 persen dan Maluku 33 persen.

“Kalau itu dikelola, selain pendapatan negara bertambah, juga bisa menyerap lapangan pekerjaan sekitar 3,7 juta orang. Maka ini gedhe banget dan harus segera dioptimalkan,” pungkasnya.

Paparan Ganjar itu mendapat apresiasi dari kalangan cendekia anggota ICMI. Mereka bertepuk tangan dengan kencang sambil beberapakali ada yang berteriak Ganjar pasti bisa mewujudkan itu.

“Pemaparan luar biasa dari pak Ganjar. Pak Ganjar benar, Indonesia Timur memang butuh tindakan afirmatif. Dan tentang pengelolaan SDA juga sangat tepat, karena Indonesia Timur memiliki harta karun luar biasa. Oleh karena itu, presiden ke depan harus paham soal ini,” ucap Wakil Ketua Umum ICMI, Teuku Abdullah Sanny.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit
Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit

Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Waktu Baca 2 Menit

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?