Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca PROPAMI, AAEI, dan LSP PM: Menuju Pasar Modal Lebih Berdaya Saing
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

PROPAMI, AAEI, dan LSP PM: Menuju Pasar Modal Lebih Berdaya Saing

Idris Daulat Kamis, 24 Agustus 2023 | 18:03 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
David Sudyanto, Ketua Umum AAEI, NS. Aji Martono - Ketua Umum PROPAMI dan Haryajid Ramelan - Dirut LSP PM photo bersama dengan pihak SGX
David Sudyanto, Ketua Umum AAEI, NS. Aji Martono - Ketua Umum PROPAMI dan Haryajid Ramelan - Dirut LSP PM photo bersama dengan pihak SGX
Bagikan

TELEGRAF – Suasana semangat dan antusias mengiringi pelaku industri pasar modal Indonesia dalam menjalani kegiatan capacity building yang tak akan terlupakan. Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI), Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), dan Lembaga Sertifikasi Profesi – Pasar Modal (LSP PM) bergabung dalam usaha kolaboratif yang luar biasa, menghadirkan acara capacity building yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan para pelaku pasar modal dalam negeri.

Serangkaian acara ini dijadwalkan akan berlangsung di Singapura dan Malaysia, tepatnya pada tanggal 24-26 Agustus 2023. Panggung ini akan diisi oleh para peserta dari berbagai latar belakang, termasuk para asesor kompetensi di LSP PM, pemegang sertifikasi kompetensi, tenaga ahli, akademisi, para profesional, perwakilan asosiasi, dan banyak lagi. Mereka berkumpul di Bursa Saham Singapura dengan tujuan mendalami lebih dalam dinamika terbaru yang membentuk salah satu pasar modal global yang signifikan.

Dalam perkembangan pesat dan perubahan paradigma yang terjadi di industri pasar modal, para profesional di dalamnya dituntut untuk senantiasa memperbaharui keterampilan dan pengetahuan mereka. Dalam pandangan ini, PROPAMI, AAEI, dan LSP PM mengakui betul pentingnya mempersiapkan para pelaku pasar modal agar dapat mengatasi tantangan yang semakin kompleks.

David Sutyanto, Ketua Umum AAEI, menekankan, “Di tengah perubahan yang cepat dalam dunia finansial, pemahaman mendalam dan peningkatan kualifikasi menjadi kunci sukses di pasar modal. Komitmen kami adalah menyediakan panggung terbaik bagi para pelaku pasar modal untuk mendalami pengetahuan dan membangun jaringan yang kuat.”

Rangkaian acara capacity building ini akan mencakup berbagai sesi diskusi dan pelatihan yang membahas aspek-aspek penting dalam dunia pasar modal. Dimulai dari regulasi hingga inovasi teknologi keuangan, para peserta akan diberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika yang memengaruhi dunia keuangan global.

Baca Juga :  DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

NS Aji Martono, Ketua Umum PROPAMI, menambahkan, “Upaya kami tidak hanya terbatas pada peningkatan kualifikasi para pelaku pasar modal, melainkan juga merangsang kerja sama dan pertukaran ide yang dapat mendorong pertumbuhan serta inovasi dalam industri ini.”

Acara ini tidak hanya sekadar menjadi peluang untuk mendalami dunia pasar modal, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat jaringan lintas negara. Dengan kehadiran peserta dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia, diharapkan akan terjalin kerja sama yang lebih erat guna mendukung perkembangan pasar modal dalam skala regional.

Haryajid, Ketua LSP PM, turut berbicara, “Sebagai lembaga yang berfokus pada peningkatan kapasitas profesional di pasar modal, kami dengan bangga terlibat dalam penyelenggaraan acara ini. Kami berharap para peserta akan pulang dengan pengetahuan berharga yang mampu mendorong standar industri menuju level yang lebih tinggi di masa depan.”

Dalam menghadapi tantangan global dan perubahan yang berkelanjutan, acara capacity building semacam ini menjadi dasar yang vital untuk membangun fondasi yang kokoh dalam pertumbuhan pasar modal. Dengan melibatkan para ahli dan praktisi papan atas, acara ini diharapkan mampu membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi ekonomi dan industri Indonesia.

Tak dapat disangkal, kolaborasi yang solid antara PROPAMI, AAEI, dan LSP PM adalah bukti konkret dari tekad mereka untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dalam pasar modal Indonesia. Acara capacity building ini menjadi tonggak penting dalam persiapan para pelaku pasar modal menghadapi tantangan serta peluang di masa depan yang semakin kompleks.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?