Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Turki Akan Jadi Tempat Pertemuan Menlu Rusia dan Ukraina
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

Turki Akan Jadi Tempat Pertemuan Menlu Rusia dan Ukraina

Didik Fitrianto Rabu, 9 Maret 2022 | 03:13 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. AP PHOTO
Photo Credit: Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. AP PHOTO
Bagikan

Telegraf – Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menlu Ukraina Dmytro Kuleba telah sepakat untuk bertemu di Turki pada Kamis (10/03/2022) besok. Menlu Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, pertemuan itu akan menjadi pembicaraan potensial pertama antara kedua pejabat sejak pasukan Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu.

“Berharap langkah ini akan mengarah pada perdamaian dan stabilitas,” tulis Cavusoglu di Twitter pada Senin (07/03), mengumumkan bahwa pembicaraan itu akan berlangsung di sisi forum diplomatik internasional di Antalya, di Turki selatan.

Anggota NATO Turki, yang berbagi perbatasan maritim dengan Rusia dan Ukraina di Laut Hitam, telah menawarkan untuk menengahi konflik antara kedua pihak. Ankara memiliki hubungan baik dengan Moskwa dan Kiev, dan menyebut invasi Rusia tidak dapat diterima meskipun menentang sanksi terhadap Moskwa.

Cavusoglu mengatakan bahwa dalam panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Minggu (6/3), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengulangi tawaran Turki untuk menjadi tuan rumah pertemuan, yang kemudian diterima Lavrov seperti dikutip dari Al Reuters.

“Kami sangat berharap pertemuan ini menjadi titik balik dan langkah penting menuju perdamaian dan stabilitas,” katanya, menurut kantor berita Reuters, seraya menambahkan kedua menteri telah memintanya untuk bergabung dalam pertemuan itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengonfirmasi pembicaraan di Telegram. Kuleba mengatakan pada Sabtu (05/03) bahwa dia terbuka untuk berbicara dengan Lavrov tetapi hanya jika pertemuan “bermakna”.

Pengumuman itu muncul ketika delegasi dari Ukraina dan Rusia memulai pembicaraan putaran ketiga setelah dua upaya sebelumnya gagal menghasilkan hasil yang nyata. Pada Minggu, upaya kedua untuk menciptakan koridor kemanusiaan untuk memungkinkan warga sipil melarikan diri dari kekerasan di kota pelabuhan Mariupol gagal. Ukraina dan Rusia saling menuduh melanggar gencatan senjata yang telah disepakati sebelumnya.

Setidaknya 200.000 orang terjebak di kota pesisir yang telah menjadi sasaran pemboman selama berhari-hari tanpa henti oleh pasukan Rusia. Orang-orang di sana hidup dalam apa yang digambarkan oleh kelompok bantuan Doctor Without Borders, yang dikenal dengan inisial Prancis MSF, sebagai situasi “bencana” tanpa makanan, panas, atau listrik.

Pada Senin, Moskwa mengusulkan koridor kemanusiaan baru, menawarkan rute yang akan membawa warga sipil ke Rusia atau Belarusia, yang digunakan oleh presiden Rusia Vladimir Putin sebagai landasan peluncuran untuk invasi daratnya ke perbatasan utara Ukraina. Langkah itu dengan cepat ditegur oleh Ukraina sebagai hal yang dianggap “tidak bermoral”.

Photo Credit: Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. AP PHOTO
Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?