Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Kemkes Sebut Penularan Varian Delta 10 Kali Lipat Lebih Cepat
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Kemkes Sebut Penularan Varian Delta 10 Kali Lipat Lebih Cepat

Didik Fitrianto Selasa, 29 Juni 2021 | 17:24 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menggelar vaksinasi massal di Istora Gelora Bung Karno. Humas/PPKGBK
Photo Credit: Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menggelar vaksinasi massal di Istora Gelora Bung Karno. Humas/PPKGBK
Bagikan

Telegraf – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, varian Delta penularannya sangat cepat, yakni 10 kali lipat dari varian sebelumnya.

Nadia menyebutkan, varian Delta ini menular sangat cepat, mencapai 10-15 detik orang berpapasan tanpa memakai masker sudah bisa membuat orang tersebut terinfeksi Covid-19. Sementara untuk varian Covid-19 yang lama, terjadi penularan setelah berpapasan hingga 10-20 menit kemudian baru bisa terpapar Covid-19.

“Jadi 10 kali kecepatan penularan varian Delta dengan varian Covid-19 yang lama,” kata Nadia dalam dialog daring bertajuk Varian Baru Covid-19 Sudah Menyebar di Seluruh Indonesia, Pemerintah Kecolongan?, Selasa (29/6/2021).

Nadia menyebutkan, meski penularan varian Delta sangat cepat, hingga saat ini belum ada penelitian yang menemukan bukti yang cukup bahwa varian Delta menyebabkan terjadinya pengurangan dari efikasi sebuah vaksin.

“Jadi betul sampai saat ini mengapa kita juga melakukan upaya percepatan vaksinasi adalah dalam rangka mengendalikan laju penularan yang terjadi dan termasuk dengan beberapa kota di Pulau Jawa, hampir semuanya sudah ditemukan adanya varian Delta ini,” katanya.

Menurutnya, ada dua faktor yang mempercepat kenaikan kasus Covid-19 saat ini dibandingkan situasi Desember 2020-Januari 2021, yakni adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang tinggi pada bulan Ramadan dan pasca-Idulfitri serta kendurnya protokol kesehatan (prokes).

Oleh karena itu, Nadia kembali mengingatkan masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan dan membatasi mobilitas sebagai bentuk kerja sama dalam pengendalian kasus Covid-19.

Baca Juga :  Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak

Photo Credit: Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menggelar vaksinasi massal di Istora Gelora Bung Karno. Humas/PPKGBK

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Magang Nasional
Nasional

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?